sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menyiapkan stimulus berupa potongan harga tiket pesawat hingga 18 persen untuk periode mudik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Kebijakan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat musim libur panjang.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa diskon tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga keterjangkauan tarif penerbangan di tengah lonjakan permintaan.
Ia menegaskan bahwa harga tiket pesawat kerap dipengaruhi mekanisme suplai dan permintaan, terutama ketika arus mudik meningkat signifikan dibandingkan ketersediaan armada.
Lonjakan penumpang saat Lebaran sering kali menyebabkan harga tiket terlihat melonjak.
Namun, pemerintah memastikan pelaksanaan stimulus diskon ini akan diawasi secara ketat agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Pengawasan juga mencakup evaluasi keluhan warga terkait harga tiket.
Selain faktor tarif dasar, tingginya harga tiket juga dapat dipengaruhi pemilihan rute.
Dalam sejumlah kasus, penumpang memilih penerbangan transit melalui kota lain dibandingkan penerbangan langsung (direct flight).
Opsi transit tersebut dapat membuat total biaya perjalanan lebih mahal.
Tak hanya diskon tiket pesawat, pemerintah turut menyiapkan program mudik gratis untuk moda transportasi darat, kereta api, dan laut.
Program ini termasuk layanan menuju Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu destinasi tujuan pemudik.
Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memastikan kelancaran, keterjangkauan, dan kenyamanan angkutan Lebaran 2026.
Masyarakat diimbau memantau informasi resmi serta memesan tiket lebih awal guna memperoleh harga terbaik.






