Cari Kayu Bakar, Kakek Asal Songgon Tewas di Kubangan Galian C

0
726
Lokasi tambang pasir di Dusun Badrang, Desa/Kecamatan Songgon yang makan satu korban jiwa, kemarin (10/12).

SONGGON – Lokasi tambang pasir yang berada di tengah persawahan Dusun Badrang, Desa/Kecamatan Songgon makan korban, Sabtu sore (10/12). Salah satu warga setempat, terpeleset dan masuk ke kubangan galian C itu hingga tewas.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Warga yang bernasib malang itu, itu adalah Wagimin, 77, warga Dusun Badrang, Desa/Kecamatan Songgon. Korban ini, ditemukan warga sudah meninggal di dasar galian C dengan kedalaman sekitar lima meter. “Mbah Wagimin ditemukan sudah meninggal di lokasi tambang pasir,” terang Jumadi, 57, tetangga korban.

Menurut Jumadi, lokasi tambang pasir milik Zainul Abidin asal Desa Bedewang, Kecamatan Songgon, itu berada di tengah persawahan. Selama ini, para petani sebenarnya meresahkan keberadaan galian C yang dianggap membahayakan itu. “Para petani sangat resah,” katanya.

Korban yang yang sudah berusia lanjut itu, terang dia, bukan pekerja di tambang pasir itu. Saat kejadian, kakek itu ke sawah sambih mencari kayu bakar. “Mbak Wagimin punya sawah di dekat lokasi galian C,” ujarnya.

Diduga, terang dia, saat akan menuju ke sawah dan mencari kayu bakar itu, korban melintas di sekitar tambang pasir dan terpeleset hingga jatuh ke dasar galian C. “Jalan di pinggir tambang pasir lalu terpeleset dan jatuh,” duganya.

Kakek yang meninggal di lokasi tambang pasir itu, mulai diketahui warga sekitar pukul 20.00. Saat itu, istri korban menyampaikan ke warga kalau kakek ini belum pulang. “Warga langsung ramai-ramai mencari,” katanya.

Dalam melakukan pencarian itu, hampir di semua tempat yang biasa dibuat tempat main kakek ini didatangi warga, tapi hasilnya nihil. Hingga akhirnya, salah satu warga Goji, 27, yang mencari di sekitar lokasi tambang pasir berhasil menemukan kakek ini dan sudah meninggal. “Korban ditemukan di galian C,” cetusnya.

Tambang pasir yang tepat berada di tengah persawahan itu, lanjut dia, dari keterangan pemilik sudah mengantongi izin dari pemerintah Desa Bedewang. Padahal, lokasi tambang pasir itu masuk wilayah Desa Songgon. “Yang pernah saya tahu, pemilik mengaku punya izin dari Desa Bedewang,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Songgon, AKP Bakin, mengatakan dari keterangan keluarganya, korban ini sering berada di lokasi galian C dan sulit untuk diberitahu. Dari hasil pemeriksaan petugas, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. “Dari hasil pengecekan petugas medis, tidak ada luka bekas pemukulan atau apa pun,” ungkapnya.

Menurut kapolsek, keluarga korban menerima dan tidak akan menuntut secara hukum dalam kasus meninggalnya korban ini. Mereka juga sudah membuat surat pernyataan bersama pemilik galian C, Zainul Abidin. “Keluarga korban sudah menerima atas kecelakaan itu, keluarga tidak menuntut,” cetusnya. (radar)

Loading...