Cuaca Diselimuti Mendung, Warga Kemiren Tetap Mepe Kasur

0
1056


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GLAGAH – Kepercayaan masyarakat Oseng yang tinggal di Desa Kemiren akan ritual mepe kasur tampaknya masih cukup mengakar. Meski Minggu pagi (12/8/2018) langit Kemiren dirundung mendung, beberapa masyarakat tetap mengeluarkan kasur berwarna hitam merah yang mereka miliki untuk dipepe di depan rumahnya.

Biasanya, sejak pukul 06.00 sampai pukul 08.00, warga Desa Kemiren sudah berbondong-bondong mengeluarkan kasur yang mereka jemur di atas kursi bambu atau kursi kayu. Namun, karena suasana pagi hari kemarin sedikit berbeda dikarenakan mendung yang tidak kunjung pergi, beberapa warga tampak ragu-ragu mengeluarkan kasur dari dalam rumah.

Seperti yang diungkapkan Sutikanah warga setempat. Ibu satu anak itu mengatakan jika belum ada panas matahari, khawatir jika nekat mengeluarkan kasur, nantinya akan kehujanan.

“Saya menunggu agak panas dulu. Kalau terang biasanya jam tujuh sudah keluar semua, ini masih mendung jadi mungkin masih mikir-mikir mau mengeluarkan apa tidak,” kata Sutikanah sambil menyapu halamanya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last