Dibangun secara Manual selama Dua Pekan

0
278
JATUH BANGUN: Pembalab berjibaku di sirkuit dekat GOR Tawang Alun.

Ketiadaan fasilitas memadai bagi cabang olahraga bersepeda bukan halangan untuk sebuah even kejuaraan. Setidaknya itu tampak dalam seri pertama dari dua seri kejuaraan balap sepeda bertajuk Bupati Banyuwangi Cup 2012 yang digelar Minggu (4/11) kemarin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

CUACA cerah menghiasi langit kawasan GOR Tawang Alun sepanjang Minggu (4/11) kemarin. Suasana tersebut tentu saja membuat semangat masyarakat yang biasa rutin melaksanakan olahraga pagi di sana. Ragam olahraga, mulai senam, renang, tenis, bulu tangkis, dan lain-lain, bisa ditemui di sana dengan mudah.

Dan itulah yang tampak di areal yang bakal menjadi kawasan olahraga terpadu di Banyuwangi ini. Setidaknya ada sedikit yang berbeda di sekitar GOR Tawang Alun Minggu pagi itu. Pemandangan itu tampak jelas di sekitar stadion yang ada di sisi timur bangunan utama.

Tali berbahan plastik berwarna kuning kombinasi hitam tampak terpasang di beberapa sudut tempat yang ada di sisi luar lapangan bola. Beberapa umbul-umbul juga berkibar mempertegas kesan di sana sedang berlangsung sebuah even kejuaraan. Ya, pagi itu Dinas Pemuda dan Olahraga bersama ISSI Banyuwangi sedang punya hajat bersama.

Even bersama itu sepakat diberi nama dengan kejuaraan balap sepeda memperebutkan piala Bupati Banyuwangi 2012 Selama sehari penuh, lokasi yang biasanya menjadi tempat muda-mudi pacaran, lapangan parkir, hingga anak-anak kecil bermain bola itu berubah menjadi sirkuit balap sepeda. Beberapa bagian dari lahan GOR Tawang Alun disulap menjadi sirkuit balap.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last