DPRD ke Jakarta Lagi

0
377
Suminto

BANYUWANGI – Belum genap sebulan mengikuti bimbingan teknis (bimtek) di
Jakarta, sebelas anggota panitia khusus (pansus) DPRD tentang rancangan peraturan daerah (raperda) tentang sumbangan pihak ketiga berangkat lagi ke Jakarta tadi malam (26/3).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Para anggota dewan yang terhormat itu terbang ke Jakarta untuk konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemandagri), Biro Hukum, dan Kementerian Badan Usaha Milik Nasional (Kemen BUMN), mengenai sumbangan pihak ketiga.

“Rencananya hanya dua hari,” cetus ketua pansus sumbangan pihak ketiga DPRD Banyuwangi, Suminto. Menurut Suminto, draf raperda tentang sumbangan pihak ketiga yang diserahkan eksekutif dinilai masih umum. Selain itu, dalam draf disebut sumbangan diambil dengan cara dipungut. “Sumbangan
itu sifatnya suka rela, bukan dipungut,” katanya.

Bila sumbangan dilakukan dengan cara dipungut, jelas dia, maka bisa berbenturan dengan pajak. Selain itu, besar sumbangan juga harus diperjelas sehingga tidak menimbulkan gratifikasi dan suap. “Kita tanya eksekutif, jawabannya normatif dan umum,” cetusnya.

Loading...

Untuk menghindari preseden buruk bila raperda ini disahkan menjadi peraturan daerah (perda), maka anggota pansus sepakat berkonsultasi ke Kemendagri, Kementerian BUMN, dan biro hukum. “Konsultasi ini juga sebagai bekal anggota pansus sebelum membahas raperda ini,” ujarnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2