sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Bikin geger sekaligus menegangkan. Bagaimana tidak, satu unit dump truck sarat muatan batu dibawa kabur orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) melintasi sejumlah kecamatan di Banyuwangi hingga sejauh kurang lebih 50 kilometer (km).
Tepatnya dari Kecamatan Kabat hingga kecamatan paling selatan Banyuwangi, yakni Pesanggaran.
Beruntung, peristiwa “pembajakan” dump truck tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa.
Aksi di luar nalar, baru berhenti setelah truk mengalami kecelakaan tunggal di jalan menuju destinasi wisata Pulau Merah, tepatnya di Dusun Rowojambe, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.
Dump truck ber-nomor polisi (nopol) P 8005 UV itu awalnya dikemudikan oleh Agung Widodo, 22, warga Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo.
Saat kejadian pada Sabtu (3/1), truk tersebut mengangkut batu rejeng dari Kecamatan Kabat.
Kapolsek Pesanggaran AKP Maskur menjelaskan, kejadian bermula saat truk bermuatan batu rejeng tersebut dalam perjalanan dari Kecamatan Rogojampi menuju Pesanggaran.
“Ketika truk berhenti di lampu merah Labanasem, Kecamatan Kabat, seorang pria tiba-tiba naik ke bak belakang tanpa izin,” ungkapnya kemarin (5/1).
Aksi pria tak dikenal itu disadari oleh pekerja lain yang berada di dalam kabin bersama sopir.
Rekan sopir itu kemudian menginformasikan bahwa ada pria yang naik ke bak belakang sambil berjoget.
“Mengetahui hal tersebut, sopir berusaha menghentikan kendaraan untuk menurunkan pria tidak dikenal itu. Namun, pria tersebut justru mengambil batu dan berupaya melempar sopir,” kata mantan Kapolsek Songgon tersebut.
Saat sopir menghindar, pria yang ditengarai merupakan ODGJ tersebut turun dari bak truk dan langsung melompat ke kursi kemudi untuk mengambil alih kendali.
Ia pun tancap gas, membawa kabur dump truck hingga sampai ke wilayah Kecamatan Pesanggaran.
“Korban sempat berusaha mengejar kendaraannya hingga ke tikungan Rowojambe, dekat area PT BSI,” ujar Maskur.
Page 2
Dalam pelarian tersebut, ban belakang truk tiba-tiba pecah sehingga kendaraan menjadi tidak stabil dan terguling di tepi jalan Desa Sumberagung.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera mengepung lokasi untuk mengamankan pelaku.
“Pelaku sempat mengunci diri di dalam kabin truk sehingga warga kesulitan mengeluarkannya,” terang Kapolsek Maskur.
Situasi di lokasi sempat memanas karena warga yang geram hampir menghakimi terduga pelaku. Beruntung, aparat kepolisian segera tiba di lokasi dan mengevakuasi pria tersebut.
“Petugas kepolisian langsung mengamankan pelaku ke Polsek Pesanggaran untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Maskur menambahkan, ODGJ yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut telah diserahkan ke pihak Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi kemarin pagi.
“Setelah sempat berada di Polsek selama beberapa hari, pagi ini (kemarin) pelaku sudah kami kirim ke Banyuwangi setelah berkoordinasi dengan Dinsos,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Maskur menyebut, dump truk yang sempat dibawa kabur ODGJ tersebut sudah diserahkan kembali kepada pemiliknya. (sas/sgt)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Bikin geger sekaligus menegangkan. Bagaimana tidak, satu unit dump truck sarat muatan batu dibawa kabur orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) melintasi sejumlah kecamatan di Banyuwangi hingga sejauh kurang lebih 50 kilometer (km).
Tepatnya dari Kecamatan Kabat hingga kecamatan paling selatan Banyuwangi, yakni Pesanggaran.
Beruntung, peristiwa “pembajakan” dump truck tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa.
Aksi di luar nalar, baru berhenti setelah truk mengalami kecelakaan tunggal di jalan menuju destinasi wisata Pulau Merah, tepatnya di Dusun Rowojambe, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.
Dump truck ber-nomor polisi (nopol) P 8005 UV itu awalnya dikemudikan oleh Agung Widodo, 22, warga Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo.
Saat kejadian pada Sabtu (3/1), truk tersebut mengangkut batu rejeng dari Kecamatan Kabat.
Kapolsek Pesanggaran AKP Maskur menjelaskan, kejadian bermula saat truk bermuatan batu rejeng tersebut dalam perjalanan dari Kecamatan Rogojampi menuju Pesanggaran.
“Ketika truk berhenti di lampu merah Labanasem, Kecamatan Kabat, seorang pria tiba-tiba naik ke bak belakang tanpa izin,” ungkapnya kemarin (5/1).
Aksi pria tak dikenal itu disadari oleh pekerja lain yang berada di dalam kabin bersama sopir.
Rekan sopir itu kemudian menginformasikan bahwa ada pria yang naik ke bak belakang sambil berjoget.
“Mengetahui hal tersebut, sopir berusaha menghentikan kendaraan untuk menurunkan pria tidak dikenal itu. Namun, pria tersebut justru mengambil batu dan berupaya melempar sopir,” kata mantan Kapolsek Songgon tersebut.
Saat sopir menghindar, pria yang ditengarai merupakan ODGJ tersebut turun dari bak truk dan langsung melompat ke kursi kemudi untuk mengambil alih kendali.
Ia pun tancap gas, membawa kabur dump truck hingga sampai ke wilayah Kecamatan Pesanggaran.
“Korban sempat berusaha mengejar kendaraannya hingga ke tikungan Rowojambe, dekat area PT BSI,” ujar Maskur.







