Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Durian Merah Banyuwangi: Sensasi Eksklusif Buah Langka yang Kini Diakui Negara

durian-merah-banyuwangi:-sensasi-eksklusif-buah-langka-yang-kini-diakui-negara
Durian Merah Banyuwangi: Sensasi Eksklusif Buah Langka yang Kini Diakui Negara

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Indonesia dikenal sebagai surga durian. Dari beragam varietas yang ada, durian merah Banyuwangi menempati posisi istimewa karena menjadi buah durian pertama yang mendapatkan pengakuan negara lewat sertifikat Indikasi Geografis oleh Kementerian Hukum melalui Direktorat Merek dan Indikasi Geografis.

Durian merah Banyuwangi adalah varietas durian lokal yang memiliki warna daging buah merah jingga hingga merah bata, berbeda dari durian pada umumnya yang berwarna kuning pucat.

Varietas ini banyak ditemukan di Banyuwangi, Jawa Timur, khususnya di wilayah lereng Gunung Ijen, seperti Kecamatan Songgon, Licin, dan Kalipuro.

Baca juga: Durian Merah Banyuwangi: Dulu Dibuang, Kini Diidamkan

Warna merah pada durian ini berasal dari kandungan pigmen alami seperti karotenoid dan antosianin, yang bukan hanya memberi warna khas, tetapi juga berperan sebagai antioksidan yang baik bagi tubuh.

Durian merah Banyuwangi dikenal memiliki karakter rasa yang lebih ringan dan kompleks yang dapat dinikmati kala durian merah musim berbuah di Banyuwangi, sekitar bulan Maret-April.

“Jika dibandingkan dengan durian merah dari daerah lain, durian merah Banyuwangi warnanya lebih merah, rasanya lebih legit dan pulen,” kata petani durian setempat, Hariyanto.

Baca juga: Durian Merah Banyuwangi, Buah Kebanggaan Lokal yang Resmi Dilindungi Negara

Tekstur dagingnya cenderung halus dan agak kering, sehingga nyaman dikonsumsi bahkan bagi orang yang biasanya kurang menyukai durian beraroma tajam.

Untuk menikmati durian merah Banyuwangi, harga jualnya berkisar Rp 500.000 untuk berat setengah kilogram, dan akan semakin mahal seiring bertambahnya berat dan kualitas.

Harga Rp 500.000 untuk satu buah durian mungkin terdengar berlebihan bagi sebagian orang. Namun harga tersebut relatif sepadan kala menikmati varietas langka dengan warna daging merah jingga itu.

Selain itu, durian merah Banyuwangi tumbuh optimal di lereng Gunung Ijen dengan tanah vulkanik dan iklim sejuk, dan sulit dikembangkan di wilayah lain.

Selain itu, sebagian besar produksinya juga masih berasal dari pohon tua alami, bukan hasil budidaya massal, sementara permintaan cukup tinggi.

“Produksi terbatas karena tidak semua pohon durian merah berbuah setiap tahun. Buah terbaik biasanya jatuh dari pohon yang usianya di atas 5 tahun,” ujar Hari.

 

Page 2

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

QR Code Kompas.com

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app