ngopibareng.id
Pihak keluarga mengkonfirmasi jenazah yang ditemukan pada proses pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya adalah I Wayan Teja Setiawan, warga Perumahan Griya Giri Mulya, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Namun pihak DVI Polda Jawa Timur masih belum memastikan identitas jenazah tersebut. Sebab masih ada proses pengecekan data secara ilmiah.
Ihwal ini disampaikan Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi. Menurutnya, pada jenazah tersebut memang ditemukan KTP dengan nama I Wayan Teja Setiawan dan satu unit HP. Namun secara keilmuan, tidak bisa serta merta bisa dipastikan jenazah tersebut sesuai dengan identitas di KTP.
“Namun secara dari SOP (standar operasional prosedur) DVI tidak bisa disebut langsung si A. Jadi harus memenuhi beberapa persyaratan baru bisa dikatakan ini adalah si A,” tegasnya.
Namun, dari sudut pandang yang lain, ada keluarga yang meyakini bahwasannya jenazah tersebut adalah dari keluarganya. Sehingga akhirnya pada Minggu (2 Februari 2026) malam jenazah tersebut diserahkan kepada keluarga I Wayan Teja Setiawan. Dia menyebut, dari sisi DVI, jenazah tersebut masih berstatus tanpa nama atau Mr. X
“Sampai dengan SOP dari DVI mengeluarkan keputusan bahwasannya itu adalah si A,” terangnya.
Dia menyebut, hingga saat ini masih ada pengecekan data untuk memastikan identitas jenazah. Apakah jenazah itu benar I Wayan Teja Setiawan ataukah identitas yang berbeda.
Baca Juga
Ada Penemuan Jenazah Lain
Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi mengatakan, pada Minggu kemarin juga ditemukan body part yang lain. Body part tersebut langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit di Kecamatan Negara, Jembrana, Bali.
Dia menyebut, lokasi penemuan body part tersebut tidak jauh dari jenazah yang dievakuasi ke RSUD Blambangan, Banyuwangi. Bedanya, pada body part yang dibawa ke Jembrana tidak ditemukan identitas.
“Tidak ada identitas. Hampir sama lokasi penemuannya,” terangnya.
Dia menyebut, saat ini terus dilakukan komunikasi untuk memastikan apakah body part yang di Jembrana akan dibawa ke Banyuwangi atau tidak. Namun, menurutnya hingga Senin siang masih belum ada kepastian.
“Mungkin kepolisian dari Jembrana yang akan menyampaikan lebih lanjut,” terangnya.
Like







