Eksekutif Serahkan Empat Raperda

0
339

BANYUWANGI – Kurang dari tiga bulan menjelang tutup tahun, eksekutif kembali mengajukan rancangan peraturan daerah (raperda) kepada DPRD Banyuwangi. Tidak tanggung-tanggung, kali ini eksekutif menyerahkan empat raperda sekaligus.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Empat raperda itu meliputi raperda perubahan ke-3 atas Peraturan Daerah (Perda) Banyuwangi Nomor 13 Tahun 2007 tentang penyertaan modal daerah kepada pihak ketiga; raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2011 tentang pajak daerah.

Raperda tentang perubahan  atas Perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang retribusi jasa usaha; dan raperda tentang Izin usaha jasa konstruksi DPRD langsung menggelar paripurna penyampaian nota penjelasan bupati atas diajukannya empat raperda tersebut kemarin (15/10).

Dalam rapat yang dibuka oleh wakil ketua dewan, yakni Ruliyono itu, Bupati Anas mengatakan sejak tahun 2007 Pemkab Banyuwangi telah menyertakan modal kepada PT Bank Jatim dan PT BPR Jatim. Setiap tahun, jumlah modal daerah di kedua tersebut terus bertambah, baik berupa penambahan modal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mau pun dari deviden yang ditahan dan selanjutnya ditambahkan sebagai modal.

Dijelaskan, jumlah penyertaan modal Pemkab di Bank Jatim sampai tahun 2012 mencapai Rp 67,5 miliar lebih. Rinciannya, saldo akhir tahun 2012 sebesar Rp 50,9 miliar plus penyertaan modal tahun 2012 se besar 16,5 miliar. jumlah penyertaan modal di BPR Jatim  mencapai Rp 8 miliar lebih dengan rincian, saldo akhir tahun 207 sebesar Rp 3 miliar dan penyertaan modal tahun 2013 se besar Rp 5 miliar.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last