sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kabar baik bagi pemudik Lebaran 2026. PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan akan membuka empat ruas jalan tol secara fungsional dan gratis untuk mendukung kelancaran arus mudik.
Kebijakan ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi di jalur-jalur utama mudik.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, menyampaikan bahwa pembukaan tol fungsional tersebut bersifat gratis atau tidak bertarif selama periode mudik Lebaran 2026.
“Untuk fungsional gratis,” kata Rivan dalam diskusi publik Mudik Outlook 2026 Kompas TV di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2026).
Total 121,64 Kilometer Tol Fungsional Gratis
Rivan menjelaskan, Jasa Marga akan membuka empat ruas jalan tol fungsional dengan total panjang mencapai 121,64 kilometer.
Pembukaan tol fungsional ini dilakukan untuk membantu distribusi lalu lintas, terutama di titik-titik pertemuan arus kendaraan yang selama ini menjadi sumber kepadatan saat puncak mudik Lebaran.
Keempat ruas tol tersebut tersebar di sejumlah koridor utama Jalan Tol Trans-Jawa dan jalur strategis lainnya yang menjadi favorit pemudik.
“Tol fungsional ini kami siapkan untuk membantu kelancaran arus, khususnya di simpul-simpul lalu lintas yang sering padat saat mudik,” ujarnya.
Daftar 4 Jalan Tol Gratis Saat Mudik Lebaran 2026
Berikut rincian empat ruas jalan tol yang akan dibuka gratis saat mudik Lebaran 2026:
1. Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan)
Tol Japek II Selatan menjadi ruas terpanjang yang akan difungsionalkan.
Total panjang koridor tol ini mencapai 62 kilometer, dengan rencana pengoperasian fungsional sepanjang 54,75 kilometer.
Page 2
Page 3
Ruas yang akan dibuka meliputi:
- Segmen Setu–Sukaragam sepanjang 10,50 kilometer
- Segmen Sukaragam–Bojongmangu sepanjang 13 kilometer
- Segmen Bojongmangu–Sadang sepanjang 31,25 kilometer
Tol ini diharapkan mampu menjadi alternatif jalur dari Jakarta menuju Jawa Barat dan Jawa Tengah, sekaligus mengurangi beban lalu lintas di Tol Jakarta–Cikampek eksisting.
2. Jalan Tol Yogyakarta–Bawen
Jalan Tol Yogyakarta–Bawen memiliki panjang total 75,82 kilometer. Pada mudik Lebaran 2026, ruas yang akan difungsionalkan adalah Segmen Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer.
Pengoperasian fungsional segmen ini diharapkan membantu mengurai kepadatan arus mudik dari dan menuju wilayah DIY serta Jawa Tengah bagian selatan.
3. Jalan Tol Jogja–Solo
Tol Jogja–Solo memiliki panjang total koridor 96,57 kilometer. Selain beberapa ruas yang telah beroperasi dengan tarif, pada Lebaran 2026 juga akan dibuka secara fungsional Segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 12,23 kilometer.
Ruas ini diproyeksikan menjadi akses penting bagi pemudik yang melintas antara Jawa Tengah dan Yogyakarta, sekaligus mengurangi kepadatan di jalan nasional.
4. Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Tahap I Probolinggo–Besuki)
Tol Probolinggo–Banyuwangi menjadi andalan baru di koridor Jawa Timur. Pada Lebaran 2026, rencana panjang tol fungsional mencapai 49,68 kilometer, meliputi:
- Segmen Gending–Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer
- Segmen Kraksaan–SS Paiton sepanjang 11,20 kilometer
- Segmen SS Paiton–Besuki sepanjang 25,60 kilometer
Pengoperasian tol ini diharapkan memperlancar arus mudik menuju wilayah Tapal Kuda dan Banyuwangi, yang selama ini kerap mengalami kepadatan saat musim Lebaran.
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Masih Menunggu Arahan
Terkait kebijakan diskon tarif tol saat Lebaran 2026, Rivan menyebut hingga kini belum ada arahan resmi dari pemerintah.
Menurutnya, pemberian diskon tarif tol pada prinsipnya bertujuan untuk mendistribusikan waktu perjalanan masyarakat agar tidak terjadi penumpukan kendaraan pada hari tertentu.
“Proses seperti ini tentu dilihat apakah pemerintah memberikan program ini atau tidak. Satu hal paling penting, pemberian diskon itu bukan sekadar diskon, tetapi untuk melakukan distribusi waktu perjalanan,” kata Rivan.







