Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

18 Rumah di Sempu dan Muncar Banyuwangi Rusak Imbas Puting Beliung

18-rumah-di-sempu-dan-muncar-banyuwangi-rusak-imbas-puting-beliung
18 Rumah di Sempu dan Muncar Banyuwangi Rusak Imbas Puting Beliung

detik.com

Banyuwangi

Angin puting beliung menerjang Kecamatan Sempu dan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (7/2/2026) sore. Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya 18 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga parah.

Rata-rata kerusakan terjadi pada bagian atap dan bangunan rumah. Bahkan, satu bangunan dapur milik warga dilaporkan roboh. Selain itu, sejumlah kerusakan minor juga terjadi di sekitar 10 rumah di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Partana menjelaskan, terdapat 17 rumah rusak di Kecamatan Sempu akibat hujan disertai angin puting beliung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kerusakan ada tujuh rumah di Desa Temuguruh, 10 rumah di Desa Karangsari dalam pendataan juga mengalami kerusakan. Untuk Sempu ada dua wilayah terdampak Dusun Krajan Wetan dan Dusun Sumbar,” jelas Partana, Minggu (8/2/2026).

“Akibat kerusakan ringan, sedang hingga berat tersebut kerugian mencapai ratusan juta rupiah,” tambahnya.

Usai melakukan pendataan, BPBD Banyuwangi melaporkan peristiwa tersebut ke tingkat provinsi Jawa Timur untuk ditindaklanjuti. Langkah awal yang dilakukan bersama warga adalah membersihkan lokasi terdampak, termasuk memotong pohon tumbang yang menghalangi badan jalan.

Sementara itu, di Kecamatan Muncar, hujan deras disertai angin puting beliung juga mengakibatkan atap rumah milik Ngadenan, warga Dusun Curah Pacul, Desa Tambakrejo, rusak parah.

Atap rumah berbahan galvalum terlepas akibat terpaan angin kencang yang datang secara tiba-tiba dalam hitungan menit. Kepala Desa Tambakrejo, Nanang Widayat, mengaku turun langsung ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan awal.

“Kerugian akibat kejadian ini kami taksir mencapai sekitar Rp 20 juta. Kejadian ini akan segera kami laporkan kepada Camat Muncar agar bisa ditindaklanjuti dan mendapat bantuan dari instansi terkait,” ujar Nanang.

Selanjutnya, Nanang berkoordinasi dengan pihak PLN wilayah Muncar untuk melakukan pengecekan jaringan listrik di wilayah terdampak guna mencegah potensi korsleting dan bahaya lanjutan.

Akibat peristiwa di dua kecamatan tersebut, dilaporkan tidak ada korban jiwa. Warga berharap pemerintah daerah dapat memberikan bantuan material untuk membantu perbaikan rumah yang rusak agar kembali dapat ditinggali.

20D

(irb/hil)