Beranda Sosial Gagal Berhaji Lewat Filipina, Pasutri Asal Banyuwangi Belum Kembali

Gagal Berhaji Lewat Filipina, Pasutri Asal Banyuwangi Belum Kembali

0
1316

Suyono-Sekretaris-Desa-Watukebo


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

WONGSOREJO – Heboh naik haji lewat “jalan tol” Filipina ternyata juga melibatkan dua warga Banyuwangi. Mereka adalah pasangan suami istri (pasutri) Suminggar, 60, dan Aisyah, 55, asal Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo.

Pasutri tersebut diduga menjadi korban penipuan biro pemberangkatan haji. Suminggar dan istrinya ikut biro perjalanan haji yang menggunakan paspor palsu untuk pergi haji melalui Filipina.  Beruntung, kedua calon jamaah  haji (CJH) ini tidak sampai tertangkap petugas imigrasi Filipina.

Saat hendak diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Filipina, petugas imigrasi Filipina lebih dahulu menangkap 177  CJH asal Indonesia yang diketahui  menggunakan jatah kuota haji warga Filipina. Kabar itu membuat rombongan pasutri itu membatalkan keberangkatan dan memilih pulang ke Indonesia.

Saat ini pasutri yang berprofesi  sebagai petani itu kabarnya sudah dipulangkan kembali ke Indonesia  dan dalam perjalanan ke Banyuwangi.  Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin mendatangi rumah Suminggar dan Aisyiah di Watukebo.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last

error: Uppss.......!