Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Garuda Diproyeksi Terbang Lebih Pagi

BANYUWANGI – Meski izin plotting time dari Bandara Juanda, Surabaya, belum clear, tapi PT, Garuda Indonesia sudah merencanakan terbang pagi dari Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. Saat ini, PT. Garuda Indonesia sedang berjuang keras mendapatkan izin plotting time pagi sebelum jam 08.00. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Banyuwangi, Suprayogi mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan PT. Garuda Indonesia.

Salah satu yang dibicarakan adalah terkait jam terbang pesawat Garuda dari Bandara Blimbingsari. Pihak Garuda Indonesia sudah menjadwal fl ight sekitar pukul 06.00 dari Bandara Ngurah Rai, Bali. Sebelum pukul 07.00, pesawat ditargetkan sudah landing di Bandara Blimbingsari. Menurut Suprayogi, pesawat Garuda ditargetkan take off dari Bandara Blimbingsari sebelum pukul 07.00.

Sehingga, sebelum pukul 08.00, pesawat sudah landing di Bandara Juanda, Surabaya. “Pesawat Garuda diproyeksikan melayani penumpang yang beraktivitas sebelum jam 09.00,” kata Suprayogi. Jika pesawat sudah landing sebelum pukul 08.00, jelas Suprayogi, maka para penumpang pada pukul 09.00 bisa melakukan aktivitas. Selama ini, transportasi udara dari Blimbingsari hanya dilayani pesawat Wings Air.

Pesawat ATR milik Wings Air tersebut take off dari Bandara Blimbingsari sekitar pukul 10.45, sehingga landing di Bandara Juanda, Surabaya, sekitar pukul 11.00 lebih. Sementara itu, pagi pesawat baru take off dari Surabaya sekitar pukul 09.30. “Masyarakat memang membutuhkan penerbangan pagi agar bisa beraktivitas lebih pagi di Surabaya atau Jakarta,” ungkap Suprayogi. Kebutuhan warga itu, kata Suprayogi, sedang diperjuangkan PT. Garuda Indonesia.

Harapannya, mudah-mudah perjuangan keras PT. Garuda Indonesia itu berbuah hasil dan mendapat plotting time di Bandara Juanda, Surabaya, pagi hari. Terkait harga tiket, Suprayogi mengaku belum mengetahui. Selama ini pihak Garuda belum menyampaikan harga tiket yang akan diberlakukan untuk rute penerbangan Surabaya-Banyuwangi. “Itu kewenangan pihak Garuda Indonesia,” tambah Suprayogi. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE