Guru Terdakwa Kasus Cukur Rambut Dihukum Pidana Percobaan

0
218
Foto: TIMES Indonesia

BANYUWANGI – Kasus cukur rambut asal-asalan terhadap siswa SDN 2 Patoman yang menyeret seorang guru dan dua warga PSHT asal Banyuwangi memasuki babak akhir.

Dilansir dari TIMES Banyuwangi, setelah menjalani sidang pembacaan putusan, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi menjatuhkan hukuman pidana percobaan untuk ketiganya.

Untuk terdakwa Arya Abri Sanjaya (oknum guru), majelis hakim menjatuhkan vonis hukuman 8 bulan penjara dengan masa percobaan selama 12 bulan.

Sedangkan terdakwa M Jaka Samudra dan M Rizki Maulana (warga PSHT pengajar ekstra kurikuler) dijatuhi hukuman 4 bulan penjara dengan masa percobaan 12 bulan.

“Alhamdulillah semua sudah selesai. Tadi sudah dipertimbangkan, bahwa perbuatannya (cukur asal-asalan) merupakan tindak pidana. Tapi dihukum dengan percobaan, karena dirasa kondisi mental dan fisik rambut siswa sudah pulih,” kata Eko Sutrisno, kuasa hukum Jaka dan Rizki, Selasa (7/1/2020).

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last