Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Isra Miraj 2026 Jatuh pada 16 Januari, Ini Sejarah Singkat dan 30 Ucapan Penuh Makna untuk Pererat Ukhuwah

isra-miraj-2026-jatuh-pada-16-januari,-ini-sejarah-singkat-dan-30-ucapan-penuh-makna-untuk-pererat-ukhuwah
Isra Miraj 2026 Jatuh pada 16 Januari, Ini Sejarah Singkat dan 30 Ucapan Penuh Makna untuk Pererat Ukhuwah

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pekan ini, umat Islam di Indonesia dan berbagai belahan dunia akan memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

Tahun ini, peringatan Isra Miraj jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, sekaligus ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Peringatan Isra Miraj menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat ukhuwah islamiyah.

Salah satu cara sederhana namun bermakna untuk menyambut Isra Miraj adalah dengan menyampaikan ucapan penuh doa dan refleksi spiritual kepada keluarga, sahabat, maupun rekan kerja.

Isra Miraj 2026 Resmi Jadi Tanggal Merah

Penetapan Isra Miraj sebagai hari libur nasional 2026 tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB):

  • Menteri Agama
  • Menteri Ketenagakerjaan
  • Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

yang tercantum dalam SKB Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.

Secara historis, Isra Miraj pertama kali ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 1953.

Makna Isra Miraj bagi Umat Islam

Mengutip penjelasan dari situs resmi Kementerian Agama (Kemenag), Isra Miraj merupakan dua perjalanan agung yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam.

  • Isra: perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem
  • Miraj: perjalanan dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha di langit ketujuh

Peristiwa ini menjadi sangat penting karena di dalamnya Rasulullah SAW menerima perintah salat lima waktu yang wajib dilaksanakan umat Islam hingga kini.

Menurut pendapat mayoritas ulama, termasuk al-Maududi, Isra Miraj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, sekitar tahun 620–621 Masehi, pada periode akhir kenabian di Makkah.

Momentum Refleksi dan Penguatan Iman

Isra Miraj tidak sekadar peristiwa historis, tetapi juga sarat makna spiritual. Peringatan ini mengajarkan tentang:


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pekan ini, umat Islam di Indonesia dan berbagai belahan dunia akan memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

Tahun ini, peringatan Isra Miraj jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, sekaligus ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Peringatan Isra Miraj menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat ukhuwah islamiyah.

Salah satu cara sederhana namun bermakna untuk menyambut Isra Miraj adalah dengan menyampaikan ucapan penuh doa dan refleksi spiritual kepada keluarga, sahabat, maupun rekan kerja.

Isra Miraj 2026 Resmi Jadi Tanggal Merah

Penetapan Isra Miraj sebagai hari libur nasional 2026 tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB):

  • Menteri Agama
  • Menteri Ketenagakerjaan
  • Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

yang tercantum dalam SKB Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.

Secara historis, Isra Miraj pertama kali ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 1953.

Makna Isra Miraj bagi Umat Islam

Mengutip penjelasan dari situs resmi Kementerian Agama (Kemenag), Isra Miraj merupakan dua perjalanan agung yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam.

  • Isra: perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem
  • Miraj: perjalanan dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha di langit ketujuh

Peristiwa ini menjadi sangat penting karena di dalamnya Rasulullah SAW menerima perintah salat lima waktu yang wajib dilaksanakan umat Islam hingga kini.

Menurut pendapat mayoritas ulama, termasuk al-Maududi, Isra Miraj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, sekitar tahun 620–621 Masehi, pada periode akhir kenabian di Makkah.

Momentum Refleksi dan Penguatan Iman

Isra Miraj tidak sekadar peristiwa historis, tetapi juga sarat makna spiritual. Peringatan ini mengajarkan tentang: