Istri Meninggal Dikira Pingsan, Anak Teriak Minta Tolong

0
528

Kapolres-Banyuwangi,-AKBP-Budi-Mulyanto-(kiri),-meneteskan-air-mata-saat-menyerahkan-kursi-roda-kepada-Rubani-Hidayat,-53,-suami-Maisatul-Hasanah,-39,-kemarin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

KEDIAMAN Rubani Hidayat, 53, di Dusun Krajan, RT 4, RW 9, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, mendadak ramai kemarin siang (9/6). Rumah sederhana dekat monumen buaya yang tidak jauh dari Sungai Wagud itu mendadak dipenuhi sejumlah pejabat, mulai perangkat desa, kecamatan, kepolisian, hingga TNI AD.

Di rumah yang sederhana dengan ukuran sekitar  7 meter kali 10 meter itu Maisatul Hasanah, 39, istri Rubani Hidayat, ditemukan meninggal dengan tubuh terendam air di dalam rumah. Sebelumnya, ibu dua anak itu tersetrum listrik saat akan mematikan lampu.

Maisa—sapaan Maisatul Hasanah—tergolong perempuan yang tegar. Suaminya hanya terbaring di atas ranjang  akibat lumpuh karena polio ditambah penyakit  stroke sejak delapan bulan lalu.  Saat ada kabar Maisa meninggal, warga banyak  yang bingung menyelamatkan kedua anaknya,  Arum Eldasari, 12, yang lumpuh akibat polio, dan Angga Fradika, 5.

Kedua anak itu bersama ayahnya, Rubani, yang juga lumpuh dan stroke terjebak banjir di  dalam rumah. “Saat tersengat listrik, istri saya sempat jatuh dari atas kasur, lalu tercebur ke air yang telah memenuhi rumah. Saya berusaha mengangkat ke atas kasur, saya kira masih pingsan,  ternyata sudah meninggal,” kenang Rubani.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Jelang Natal, Bupati Banyuwangi: Pemda Ndherek Mangayubagyo