Jagal Sebani Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

0
495
SIDANG PERTAMA: Petugas mengawal Aris di PN Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI – Sidang perdana kasus pembunuhan Dodik Supriono, 24, warga Afdeling Sebani, Lingkungan Kaliklatak, Kelurahan Gombengsari, digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin (19/3). Agenda sidang tersebut adalah pembacaan dakwaan.

Dalam sidang tersebut, terdakwa Aris Bin Asnawi, 26, didakwa Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan tak berencana. “Lebih subsider lagi dikenakan Pasal 351 ayat 3,” ujar Hari Utomo, jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan tersebut.

Dengan dakwaan tersebut, Aris yang menghabisi nyawa Dodik dengan parang itu terancam seberat-beratnya hukuman mati atau seumur hidup. “Untuk subsider Pasal 338, ancamannya 15 tahun penjara,” imbuhnya. Di lain pihak, penasihat hukum terdakwa, Jaenuri SH mengatakan, bahwa apa yang dilakukan
kliennya merupakan penyerangan atas nama kehormatan.

Tentu emosi ketika peristiwa itu terjadi sudah tidak bisa dibendung. “Waktu itu istrinya disetubuhi orang lain, dan akhirnya dia melakukan pembunuhan tersebut,” ujar Jaenuri. Jaenuri menambahkan, memang apa yang dilakukan terdakwa adalah sebuah tindakan kriminal, yakni menghilangkan nyawa orang lain. Namun, perbuatan tersebut dilatarbelakangi sebuah konflik yang setiap orang bisa saja mengalaminya.

“Apa yang dilakukan terdakwa adalah sebab-akibat,” imbuhnya. Sementara itu, usai pembacaan dakwaan, ketua majelis hakim Elly Istianawati menyatakan sidang ditunda satu pekan. Pada sidang berikutnya, agenda sidang adalah pemeriksaan para saksi.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Gadaikan Mobil Tetangga, Warga Muncar Ditangkap Polisi