sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang bergerak cepat menangani genangan air yang terjadi di jalur kereta api antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi.
Genangan tersebut terpantau pada petak jalan hulu dan hilir di Km 88+6/7 pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 03.20 WIB.
Setelah menerima laporan dari Petugas Prasarana mengenai genangan air yang telah mencapai batas kepala rel, KAI Daop 4 Semarang langsung menetapkan bahwa jalur tersebut tidak aman untuk dilalui.
Baca Juga: Gaji PNS 2026 Belum Naik hingga Pertengahan Januari, Ini Penjelasan Menkeu dan Rincian Lengkap Nominal ASN
Sebagai langkah pengamanan, jalur kereta api baik hulu maupun hilir di lokasi terdampak sementara ditutup demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa ketinggian genangan air di lokasi mencapai sekitar 10 sentimeter di atas rel, sehingga berpotensi membahayakan perjalanan kereta api.
“Untuk keselamatan, jalur kereta api terpaksa kami tutup dan untuk sementara tidak bisa dilalui kereta api. Akibatnya, perjalanan KA khususnya yang melayani rute Pekalongan menuju Jakarta maupun sebaliknya sementara terganggu,” ujar Luqman.
Baca Juga: Harga Emas Batangan di Galeri 24 Kompak Naik Hari Ini 17 Januari 2026, Antam, UBS hingga Retro Menguat
Daftar Kereta Api yang Terganggu
Akibat penutupan jalur tersebut, mulai pukul 04.15 WIB, sejumlah perjalanan kereta api mengalami gangguan, antara lain:
- KA Jayabaya
- KA Harina
- KA Argo Anjasmoro
- KA Tawangjaya Premium
- KA Plambangan
- KA Kertajaya
- KA Dharmawangsa
KAI Daop 4 Semarang terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan ketinggian air di lokasi genangan.
Selain itu, langkah mitigasi juga disiapkan untuk memastikan jalur dapat kembali dilalui dengan aman setelah kondisi memungkinkan.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Sabtu 17 Januari 2026 Stabil, Laku Emas Menguat Dibanding Raja Emas dan Hartadinata
“Kami terus memantau situasi di lapangan dan siap melakukan tindakan lanjutan apabila diperlukan. Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI,” tegas Luqman.
Hingga saat ini, KAI Daop 4 Semarang memastikan seluruh upaya penanganan dilakukan secara maksimal agar operasional kereta api dapat kembali normal tanpa mengabaikan aspek keselamatan pelanggan dan perjalanan KA.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang bergerak cepat menangani genangan air yang terjadi di jalur kereta api antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi.
Genangan tersebut terpantau pada petak jalan hulu dan hilir di Km 88+6/7 pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 03.20 WIB.
Setelah menerima laporan dari Petugas Prasarana mengenai genangan air yang telah mencapai batas kepala rel, KAI Daop 4 Semarang langsung menetapkan bahwa jalur tersebut tidak aman untuk dilalui.
Baca Juga: Gaji PNS 2026 Belum Naik hingga Pertengahan Januari, Ini Penjelasan Menkeu dan Rincian Lengkap Nominal ASN
Sebagai langkah pengamanan, jalur kereta api baik hulu maupun hilir di lokasi terdampak sementara ditutup demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa ketinggian genangan air di lokasi mencapai sekitar 10 sentimeter di atas rel, sehingga berpotensi membahayakan perjalanan kereta api.
“Untuk keselamatan, jalur kereta api terpaksa kami tutup dan untuk sementara tidak bisa dilalui kereta api. Akibatnya, perjalanan KA khususnya yang melayani rute Pekalongan menuju Jakarta maupun sebaliknya sementara terganggu,” ujar Luqman.
Baca Juga: Harga Emas Batangan di Galeri 24 Kompak Naik Hari Ini 17 Januari 2026, Antam, UBS hingga Retro Menguat
Daftar Kereta Api yang Terganggu
Akibat penutupan jalur tersebut, mulai pukul 04.15 WIB, sejumlah perjalanan kereta api mengalami gangguan, antara lain:
- KA Jayabaya
- KA Harina
- KA Argo Anjasmoro
- KA Tawangjaya Premium
- KA Plambangan
- KA Kertajaya
- KA Dharmawangsa
KAI Daop 4 Semarang terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan ketinggian air di lokasi genangan.
Selain itu, langkah mitigasi juga disiapkan untuk memastikan jalur dapat kembali dilalui dengan aman setelah kondisi memungkinkan.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Sabtu 17 Januari 2026 Stabil, Laku Emas Menguat Dibanding Raja Emas dan Hartadinata
“Kami terus memantau situasi di lapangan dan siap melakukan tindakan lanjutan apabila diperlukan. Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama KAI,” tegas Luqman.
Hingga saat ini, KAI Daop 4 Semarang memastikan seluruh upaya penanganan dilakukan secara maksimal agar operasional kereta api dapat kembali normal tanpa mengabaikan aspek keselamatan pelanggan dan perjalanan KA.







