Jamaah Haji BWI Selamat

0
455

MAKKAH – Tragedi ambruknya crane di Masjidilharam, Makkah, Arab Saudi, Jumat malam lalu (11/9) menyebabkan jatuhnya puluhan korban jiwa. Namun, informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi, sejauh ini jamaah asal Banyuwangi dikabarkan selamat.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tidak ada warga Bumi Blambangan yang menjadi korban meninggal maupun luka-luka. Juhdy, salah satu petugas haji Banyuwangi mengatakan, musibah tersebut berawal dari turunnya hujan badai yang datang secara tiba-tiba di kawasan Makkah sekitar pukul 16.30 waktu Arab Saudi (WAS) atau sekitar pukul 20.30 (WIB).

Hujan badai yang cukup besar itu menyebabkan jalanan Kota Makkah banjir. Tidak hanya itu, beberapa kali kilat juga terlihat dengan begitu jelas di langit Makkah saat hujan badai terjadi. Hujan es juga sempat melanda kota Makkah.

Sontak, atas kejadian yang tidak biasa di Makkah itu jalanan Kota Makkah menjadi macet. Arus lalu lintas tidak karuan karena hujan badai yang menerpa begitu kuat. “Cukup lama hujannya sekitar 30 menit. Kaca- kaca di beberapa hotel di Makkah juga banyak yang pecah akibat hujan badai itu.

Angin yang berembus berkecepatan sekitar 17 Km/jam lebih,” terang Juhdy melalui sambungan telepon Jumat malam kemarin.  Nah, saat kejadian Juhdy berada di maktab. Sekitar 30 menit setelah hujan badai, dia mendapat informasi terkait robohnya Crane akibat diterpa hujan badai di Masjidilharam.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last