Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Jelang Arus Balik Lebaran 2026, Kemenhub Evaluasi Tol Jateng–DIY, Dua Ruas Siap Difungsikan

jelang-arus-balik-lebaran-2026,-kemenhub-evaluasi-tol-jateng–diy,-dua-ruas-siap-difungsikan
Jelang Arus Balik Lebaran 2026, Kemenhub Evaluasi Tol Jateng–DIY, Dua Ruas Siap Difungsikan

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah ruas jalan tol strategis di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Langkah ini diambil karena kedua wilayah tersebut selalu menjadi tujuan favorit pemudik setiap tahunnya.

Evaluasi dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, keselamatan pengguna jalan, serta kelancaran arus lalu lintas selama periode Lebaran.

Fokus utama kali ini tertuju pada dua ruas penting, yakni Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 (Bawen–Ambarawa) dan Tol Solo–Yogyakarta ruas Prambanan–Purwomartani.

Dirjen Hubdat Turun Langsung ke Lapangan

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, memimpin langsung inspeksi lapangan di kedua lokasi tersebut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah dalam menghadapi lonjakan pergerakan masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

Menurut Aan, evaluasi ini tidak hanya melihat progres fisik pembangunan jalan tol, tetapi juga mencakup aspek keselamatan, kesiapan fasilitas pendukung, serta koordinasi lintas sektor.

“Pengoperasian jalur fungsional ini sangat penting untuk mengantisipasi peningkatan arus mudik dan balik Lebaran, terutama di wilayah Jateng dan DIY yang selalu padat,” ujar Aan.

Progres Konstruksi Hampir Rampung

Kabar positif datang dari operator jalan tol. Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto, menyampaikan bahwa pembangunan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 saat ini telah mencapai 90 persen.

Sementara itu, untuk Tol Solo–Yogyakarta ruas Prambanan–Purwomartani, progres konstruksi bahkan sudah menyentuh 95 persen.

Kedua ruas tol tersebut ditargetkan dapat dioperasikan secara fungsional saat masa mudik Lebaran 2026.

“Ruas Bawen–Ambarawa sudah dipastikan siap digunakan secara fungsional. Sedangkan segmen Prambanan–Purwomartani kami optimistis bisa dimanfaatkan pemudik,” kata Rivan.


Page 2


Page 3

Pangkas Waktu Tempuh dan Kemacetan

Tol Solo–Yogyakarta segmen Prambanan–Purwomartani memiliki panjang sekitar 20 kilometer.

Kehadiran ruas ini diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas, khususnya dari Prambanan menuju Kalasan.

Selama ini, jalur tersebut kerap mengalami kemacetan parah saat musim libur panjang.

Dengan difungsikannya tol ini, waktu tempuh perjalanan dari Klaten menuju Yogyakarta diproyeksikan bisa terpangkas drastis, dari sekitar 45 menit menjadi hanya 20 menit.

Sementara itu, jalur fungsional Ambarawa–Bawen akan menjadi alternatif penting bagi pengguna jalan dari Tol Semarang–Solo yang keluar melalui Gerbang Tol Bawen, khususnya menuju daerah Magelang dan Temanggung.

Fokus Keselamatan dan Fasilitas Pendukung

Aan Suhanan menegaskan bahwa kesiapan jalur fungsional tidak hanya diukur dari kondisi fisik jalan. Faktor keselamatan menjadi prioritas utama sebelum ruas tol dioperasikan.

Jasa Marga berkomitmen memastikan seluruh fasilitas pendukung berfungsi optimal, mulai dari CCTV, radar pemantau kecepatan, sistem penghitungan lalu lintas, hingga pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan.

“Semua aspek harus siap, baik jalan, rambu, penerangan, maupun sistem pemantauan. Ini penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tegas Aan.

Kolaborasi Antarinstansi Jadi Kunci

Inspeksi lapangan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antarinstansi sebelum pengoperasian jalur fungsional.

Kemenhub menggandeng Korlantas Polri, Jasa Marga, dan Jasa Raharja untuk memastikan manajemen lalu lintas Lebaran berjalan optimal.

Aan menyatakan keyakinannya bahwa kolaborasi lintas sektor tersebut akan membawa dampak positif bagi kelancaran mudik Lebaran 2026.

“Dengan kerja sama yang solid antara Kemenhub, Korlantas, Jasa Marga, dan Jasa Raharja, kami optimistis mudik Lebaran tahun depan bisa berlangsung lebih aman, lancar, dan selamat,” ujarnya.