Kadus Muncar Tertangkap Judi Remi

  • Bagikan

MUNCAR – Empat warga Dusun Muncar, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, tertangkap basah bermain judi remi pukul 00.30 kemarin. Ironisnya, satu di antaranya tercatat sebagai kepala dusun (kadus). Dia adalah Hud Sholeh, 56. Tiga pejudi lain adalah Mahfud, 57, Moh Sapi’i, 49, dan Hasan Basri, 52. Semua tersangka digerebek polisi saat berjudi di sekitar warung milik Fathor, 35, warga dusun setempat.

Dari empat tersangka itu, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain uang tunai Rp 434 ribu, sebuah meja warna cokelat, sebuah karpet biru-putih, 4 lembar kartu remi yang dipotong, dan 2 set kartu remi warna biru. Selain itu, 20 buah kartu mika warna biru juga disita petugas. Kapolsek Muncar Kompol Ary Murtini mengatakan, terungkapnya kasus perjudian tersebut berkat laporan masyarakat.

‘’Setelah kita terima informasi, kita langsung melakukan penggerebekan. Saya langsung terjun ke TKP,” ungkapnya. Menurut dia, para pejudi tersebut tidak mudah ditangkap. Sebab, sejumlah pelaku sempat melarikan diri. ‘’Terjadi kejarkejaran, tapi semua berhasil kita tangkap,” jelas perwira dengan satu melati di pundak itu. Kapolsek Ary menjelaskan, para tersangka sudah berjudi beberapa jam sebelum penangkapan. ‘’Hasil pemeriksaan, mereka mulai berjudi pukul 22.30,” kata Kapolsek didampingi Kasi Humas Aiptu Putu Ardhana.

Dalam kasus yang melanggar Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian itu, polisi sempat memeriksa dua orang. Namun, hasil pemeriksaan, dua orang tersebut hanya ditetapkan sebagai saksi. Mereka adalah pemilik warung bernama Fathor, 35, dan Moh. Diyon, 30. ‘’Dua orang ini hanya melihat, tidak  ikut main,” pungkas kapolsek. Kepala Desa Kedungrejo Abdur Rakhman mengaku prihatin atas perbuatan salah satu anak buahnya itu. ‘’Mestinya memberi contoh yang baik, kok malah main judi,” sesalnya saat menghubungi koran ini kemarin sore. (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: