Beranda Sosial Karya Mpu Joko Suro yang Dibuat dengan Pijatan Jempol

Karya Mpu Joko Suro yang Dibuat dengan Pijatan Jempol

0
11135

Mpu Supo adalah seorang empu (ahli keris) Kerajaan Majapahit yang hidup di sekitar abad 15.  Karya-karyanya yang termasyhur, antara lain keris kiai nagasasra, kiai engkelat, dan kiai carubuk.  Suatu hari Mpu Supo itu bertanya kepada kakak iparnya, Sunan Kalijaga, harus kemana mencari pusaka kiai sengkelat (artinya bersemu merah) buatannya yang hilang di gedung  pusaka Keraton Majapahit.

Sunan Kalijaga  tak mau memberi petunjuk, tapi hanya menyarankan mencari ke arah timur.  Dalam pencarian itu, Mpu Supo sampai di daerah Tuban dan membuka besalen sambil mencari informasi keberadaan keris kiai sengkelat. Setelah sekian lama membuat padepokan keris di Tuban, Mpu Supo meneruskan pencarian ke arah timur dan akhirnya menetap di wilayah Blambangan (sekarang Banyuwangi).

Loading...

Setiba di Bumi Blambangan, Mpu Supo membuat besalen di atas perahu. Itu menarik perhatian banyak orang, termasuk pengusaha Blambangan, Mpu Pitrang, yang saat itu tinggal di sekitar Sembulungan, Muncar. Di Blambangan itu Mpu Supo membuat duplikat keris kiai sengkelat sebanyak dua buah.

Dari dua duplikat itu, satu di antaranya diserahkan kepada raja Blambangan dan yang satu disimpan. Setelah  sekian lama Mpu Supo berada di Blambangan, akhirnya dia berkeinginan kembali ke Majapahit  sambil membawa keris kiai sengkelat yang hilang.

Singkat cerita, Mpu Pitrang yang juga murid Mpu  Supo menyampaikan kepada istrinya, Dewi Roro Upas, salah satu putri Kerajaan Blambangan bahwa  dirinya diminta gurunya mencari keris sengkelat.  Saat itu Dewi Upas sedang mengandung.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | ... | Next → | Last

Loading...

error: Uppss.......!