Kebelet Kawin, Cabuli Pelajar

0
635

KABAT – Aksi yang dilakukan Budiono, 44, warga Dusun Pendarungan, Desa Karangrejo, Kecamatan Blimbingsari, ini sungguh  tergolong nekat. Di pagi buta, pria yang masih betah membujang ini nekat memasuki rumah Saritem (samaran),13, seorang diri.

Targetnya bukan mencuri barang berharga milik remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) ini. Lebih dari itu, Budiono nekat meraba-raba wilayah sensitif  milik pelajar yang tinggal di Dusun Cungkingan, Desa Badean,  Kecamatan Blimbingsari tersebut.

Imbasnya, korban yang mendapati ada tangan asing di tubuhnya seketika langsung berteriak. Menyadari korbannya terbangun, Budiono langsung ngacir lewat pintu belakang rumah korban.  Apesnya, teriakan itu didengar  oleh kakak korban, Abdul Mukti  dan tetangga lainnya.

Budiono pun akhirnya tertangkap. Warga sempat meng hadiahi bogem  mentah ke wajah Budiono hingga  mendapat balutan perban di bagian  kepalanya. “Dia ditangkap warga  usai aksi cabul di rumah korban,” beber AKP Heri Subagio, Kapolsek  Kabat.

Aksi cabul itu berlangsung pukul  02.30. Budiono saat itu memasuki rumah korban lewat bagian belakang. Dia pun langsung  menuju ke kamar korban. Dia  pun kemudian tidur di samping Saritem. Sejurus kemudian dia mulai menggerayangi bagian  tubuh korban.

Aksi pelaku rupanya membuat korban terbangun. Saritem kemudian berteriak hingga membuat kakak korban dan warga  terbangun. Dia berhasil ditangkap kemudian. Dari pengakuannya, aksi tidak senonoh itu dilakukan  pelaku karena ngebet ingin berhubungan seksual.

Dia nekat berjalan kaki menuju  rumah korban dengan maksud  menuntaskan nafsu sahwatnya.  Dan siapa nyana, bila aksi yang  dilakukan pagi buta itu merupakan kali kedua. Sebelumnya dia pernah melakukan hal yang  sama terhadap korban.

“Saat itu  dia melakukan itu dan tidak  tertangkap,” imbuh Heri. Tak heran bila aksi keduanya ini Budiono sangat hafal dengan posisi kamar korban. Budiono sendiri berkilah kesengsem dengan korban. Dia sempat berpapasan dengan korban, namun tidak tahu namanya. Pelaku kemudian tahu setelah mengikuitnya pulang.

“Saya cuma pengen itu (berhubungan badan),”akunya. (radar)

Loading...