sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Seksi 4 Makassar, Sabtu siang (21/2/2026).
Sebuah mobil Toyota Raize warna putih bernomor polisi DD 1305 WA ringsek berat setelah menabrak pohon dan tembok pembatas jalan tol di Km 7+200, arah bandara.
Insiden tragis tersebut terjadi di ruas tol dari arah Makassar menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Benturan keras menyebabkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Laporan Masuk Pukul 13.53 Wita
Corporate Communication pengelola tol Makassar, Achmad Syauki, membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar terjadi kecelakaan di Jalan Tol Seksi Empat arah bandara Km 7+200,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Berdasarkan informasi dari Sentral Komunikasi Jalan Tol, laporan kecelakaan diterima pada pukul 13.53 Wita.
Kendaraan diketahui melaju dari arah Kota Makassar menuju bandara sebelum akhirnya mengalami kecelakaan tunggal.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi mobil ringsek parah di bagian depan. Kap mesin hancur dan bodi kendaraan mengalami kerusakan signifikan akibat benturan keras.
Istri Anggota DPRD Sulsel Meninggal Dunia
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban meninggal dunia adalah Wardana Mamung (47), istri anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Hariadi.
Kasatlantas Polrestabes Makassar AKBP Husnaeni membenarkan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Diduga oleng ke arah kiri dan menabrak pembatas jalan sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan adanya korban meninggal dunia. Meninggal dunia di TKP,” kata Husnaeni dalam keterangannya, Sabtu (21/2).
Page 2
Minggu, 22 Februari 2026 | 11:25 WIB
Page 3
Menurut keterangan polisi, mobil Toyota Raize DD-1305-WA yang dikemudikan Wardana awalnya melaju menuju pintu masuk Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Namun kendaraan diduga mengalami out of control sebelum akhirnya menghantam pembatas jalan.
Korban mengalami luka berat berupa patah lengan kanan atas, robek dan patah pada pipi kanan, serta luka parah di bagian kepala.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit. Di lokasi kejadian, jasad korban terlihat telah terbungkus kantong jenazah warna kuning dan ditangisi seorang perempuan yang baru tiba di lokasi.
Satu Penumpang Alami Luka
Selain korban meninggal, satu penumpang lainnya yang merupakan anak korban, Siti Fatimah Anggun HB (19), juga mengalami luka.
“(Penumpang) mengalami luka pada tangan kiri patah dan mendapat perawatan di RS Bhayangkara Makassar,” jelas Husnaeni.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk kemungkinan faktor kecepatan, kondisi kendaraan, maupun kondisi jalan saat kejadian.
Pengelola Tol Serahkan Penanganan ke PJR
Sementara itu, pihak pengelola tol menyatakan identitas korban belum terdata di internal mereka saat awal kejadian.
“Untuk korban belum terdata di kami, mungkin bisa dikonfirmasi ke PJR,” tambah Syauki.
Terkait penyebab kecelakaan, pengelola tol menyarankan konfirmasi lebih lanjut kepada petugas Patroli Jalan Raya (PJR) yang menangani langsung peristiwa tersebut.
Petugas gabungan bergerak cepat melakukan evakuasi korban dan kendaraan guna mengantisipasi kemacetan di jalur strategis menuju bandara.
Arus lalu lintas sempat tersendat, namun kembali normal setelah proses evakuasi selesai.
Imbauan Keselamatan Berkendara








