Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Hujan Lebat dan Angin Kencang di Banyuwangi, Pohon Tumbang Timpa Avanza dan N-Max di Jalan Kepiting

hujan-lebat-dan-angin-kencang-di-banyuwangi,-pohon-tumbang-timpa-avanza-dan-n-max-di-jalan-kepiting
Hujan Lebat dan Angin Kencang di Banyuwangi, Pohon Tumbang Timpa Avanza dan N-Max di Jalan Kepiting

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Hujan lebat yang disertai angin kencang melanda Kota Banyuwangi, Jawa Timur, pada Jumat (20/1), memicu insiden pohon tumbang di Jalan Kepiting.

Batang pohon berukuran cukup besar tersebut roboh dan menimpa satu unit mobil Toyota Avanza serta satu sepeda motor Yamaha N-Max yang tengah terparkir di lokasi kejadian.

Peristiwa ini sempat mengundang perhatian warga sekitar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meskipun kerugian material pada kendaraan tak terhindarkan.

WhatsApp-Image-2026-02-20-at-163137-3232

Polisi Bergerak Cepat Amankan Lokasi

Mendapat laporan dari masyarakat, anggota Polsek Banyuwangi langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Tim dipimpin oleh Aiptu Dodik Asmara bersama Briptu Firdaus.

Setibanya di lokasi, petugas segera mengamankan area sekitar guna mencegah risiko tambahan, sekaligus memastikan tidak ada korban yang terjebak di bawah material pohon.

Langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk respons tanggap darurat terhadap dampak cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah perkotaan Banyuwangi.

Sinergi dengan BPBD dan Damkarmat

Tak hanya kepolisian, proses evakuasi juga melibatkan lintas instansi. Petugas berkoordinasi dengan BPBD Banyuwangi, Damkarmat (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan), serta relawan setempat.

Dengan kerja sama yang solid, proses pemotongan batang dan ranting pohon dilakukan secara bertahap.

Material kayu yang menimpa kendaraan dievakuasi dengan hati-hati untuk mencegah kerusakan tambahan.

Selain fokus pada pembersihan pohon tumbang, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar Jalan Kepiting.

Hal ini penting untuk mencegah kemacetan sekaligus menghindari potensi kecelakaan akibat jalan yang sempat tertutup.

Dalam waktu kurang lebih dua jam, proses evakuasi berhasil diselesaikan dan akses jalan kembali normal.

Tidak Ada Korban Jiwa

Kapolsek Banyuwangi AKP Hendry Christianto memastikan bahwa dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, baik luka ringan maupun luka berat.


Page 2

Kendaraan yang tertimpa pohon dalam kondisi terparkir, sehingga tidak ada pengemudi atau penumpang di dalamnya saat kejadian berlangsung.

“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa. Namun masyarakat tetap harus waspada, terutama saat cuaca ekstrem,” ujarnya.

Patroli Ditingkatkan Saat Cuaca Ekstrem

Sebagai langkah antisipasi, Polsek Banyuwangi akan meningkatkan patroli kewilayahan, khususnya ketika terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Langkah preventif ini diambil untuk meminimalisir risiko bencana seperti pohon tumbang, genangan air, hingga potensi gangguan keselamatan lainnya di ruang publik.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar,” tegas AKP Hendry.

Imbauan tersebut menjadi penting mengingat intensitas hujan di wilayah Banyuwangi dalam beberapa waktu terakhir cenderung meningkat.

Komitmen Pelayanan Polri Presisi

Situasi pascakejadian terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat di sekitar Jalan Kepiting kembali berjalan normal setelah proses evakuasi rampung.

Polsek Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai wujud implementasi Polri Presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

Kehadiran aparat di lapangan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana akibat cuaca ekstrem, diharapkan mampu memberikan rasa aman serta perlindungan maksimal bagi warga.

Insiden pohon tumbang ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah perkotaan Banyuwangi. (aif)


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Hujan lebat yang disertai angin kencang melanda Kota Banyuwangi, Jawa Timur, pada Jumat (20/1), memicu insiden pohon tumbang di Jalan Kepiting.

Batang pohon berukuran cukup besar tersebut roboh dan menimpa satu unit mobil Toyota Avanza serta satu sepeda motor Yamaha N-Max yang tengah terparkir di lokasi kejadian.

Peristiwa ini sempat mengundang perhatian warga sekitar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meskipun kerugian material pada kendaraan tak terhindarkan.

WhatsApp-Image-2026-02-20-at-163137-3232

Polisi Bergerak Cepat Amankan Lokasi

Mendapat laporan dari masyarakat, anggota Polsek Banyuwangi langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Tim dipimpin oleh Aiptu Dodik Asmara bersama Briptu Firdaus.

Setibanya di lokasi, petugas segera mengamankan area sekitar guna mencegah risiko tambahan, sekaligus memastikan tidak ada korban yang terjebak di bawah material pohon.

Langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk respons tanggap darurat terhadap dampak cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah perkotaan Banyuwangi.

Sinergi dengan BPBD dan Damkarmat

Tak hanya kepolisian, proses evakuasi juga melibatkan lintas instansi. Petugas berkoordinasi dengan BPBD Banyuwangi, Damkarmat (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan), serta relawan setempat.

Dengan kerja sama yang solid, proses pemotongan batang dan ranting pohon dilakukan secara bertahap.

Material kayu yang menimpa kendaraan dievakuasi dengan hati-hati untuk mencegah kerusakan tambahan.

Selain fokus pada pembersihan pohon tumbang, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar Jalan Kepiting.

Hal ini penting untuk mencegah kemacetan sekaligus menghindari potensi kecelakaan akibat jalan yang sempat tertutup.

Dalam waktu kurang lebih dua jam, proses evakuasi berhasil diselesaikan dan akses jalan kembali normal.

Tidak Ada Korban Jiwa

Kapolsek Banyuwangi AKP Hendry Christianto memastikan bahwa dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, baik luka ringan maupun luka berat.