Beranda Kesehatan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Penderita Hipertensi

Kesehatan Gigi dan Mulut pada Penderita Hipertensi

0
3504

kesehatanPENYAKIT tekanan darah tinggi, dalam istilah medis disebut hipertensi adalah adanya peningkatan tekanan darah di atas normal. Yaitu tekanan sistolik > 140 mmHg dan diastolik > 90 mmHg. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007, sebagian besar kasus hipertensi di masyarakat belum terdiagnosis dan semakin banyak kasus hipertensi terjadi pada kelompok usia produktif (di bawah 50 tahun).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Mengingat tingginya prevalensi penyakit ini di masyarakat dan sebagian besar penderita tidak menyadarinya, maka hal ini patut mendapat perhatian lebih dari tenaga kesehatan, tak terkecuali dokter gigi. Kecemasan yang biasa dialami pasien saat akan menerima perawatan gigi dapat mempengaruhi tekanan darah. Pasien dengan hipertensi yang tidak terkontrol beresiko untuk mengalami perdarahan paska pencabutan gigi. 

Hal ini berkaitan dengan obat bius yang digunakan umumnya mengandung vasokonstriktor (agar efek obat bius bertahan lama) yang berefek menyempitkan pembuluh darah, sehingga tekanan darah semakin meningkat. Terdapat hubungan antara penyakit periodontal dan hipertensi. Secara umum, bakteri yang terdapat pada gusi mempunyai peluang menjadi penyebab penyakit Diabetes Melitus dan hipertensi (penyakit kardiovaskular).

Yang paling cepat terpengaruh adalah penyakit kardiovaskular karena bakteri dalam gigi dapat langsung masuk ke dalam tubuh melalui aliran darah. Pasien dengan penyakit gusi yang mengalami gusi berdarah harus lebih berhati-hati karena darah yang keluar dapat membawa bakteri pathogen dalam gigi dan mulut kemudian ikut masuk ke aliran darah melalui jantung. Tekanan darah sistolik meningkat progresif sejalan dengan keparahan penyakit periodontal, sedangkan tekanan darah diastolik tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.  

Loading...

Gigi yang lepas dapat menyebabkan perubahan pola diet, sehingga meningkatkan resiko hipertensi. Dalam sebuah penelitian terhadap wanita postmenopasue dan berdasarkan hubungan kausal, beberapa hipotesis dapat dipertimbangkan sebagai mekanisme yang menghubungkan gigi yang lepas dan peningkatan resiko hipertensi. Asupanbeberapa makanan bergizi serta kadar beta-karoten, folat dan vitamin C dalam serum secara signifi kan lebih rendah pada pengguna gigi palsu di Amerika Serikat.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Loading...

error: Uppss.......!