Ketika Digantung masih Hidup

0
356
Bayu

Sidang Lanjutan Jagal Pandan
BANYUWANGI – Pembunuhan juragan kerupuk Jane Ariswati alias Yeni, 57, dan putrinya yang bernama Sherly Kurniawati, 28, ternyata cukup sadis. Saat kedua korban digantung, ternyata mereka masih hidup.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Keterangan itu terungkap dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Dimas Yudo Pranoto, 25, di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin. Agenda sidang yang dipimpin Made Sutrisna dan anggota Bawono Eff endi dan Unggul Tri Esthi Mulyono itu adalah mendengarkan keterangan saksi.

Jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani kasus ini, Agus Suraharta, menghadirkan tiga saksi untuk menjerat Dimas. Ketiga saksi itu adalah Rahmat, warga Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Dua saksi lain bernama Bayu Trilaksana Putra, 21, dan M. Indra Yazid.

Rahmat adalah pemilik motor Yamaha Jupiter yang dipinjam terdakwa menuju rumah korban. Bayu dan Yazid adalah terdakwa dalam kasus pembunuhan tersebut. “Yang pinjam Dimas dan Yazid, tapi yang mengembalikan Yazid,” terang Rahmat dalam kesaksian. Kepada majelis hakim, Rahmat mengaku tidak tahu bahwa motornya dipinjam untuk merampok dan membunuh kedua korban. Sebab, saat motornya dipinjam, dirinya tidak diberi tahu. “Pinjam motor pukul 17.00 dan dikembalikan pukul 20.00,” ungkapnya.

Sementara itu, Bayu dalam kesaksiannya untuk Dimas sempat menceritakan kronologis pembunuhan yang diawali rasa jengkel karena dicaci-maki dan dihina Jane Ariswati alias Yeni. Tuduhan dan cacian itu karena setorannya kurang Rp 160 ribu. “Tacik (Yeni) menuduh aku maling, juga mengejek keluarga saya miskin,” ungkapnya. Dengan perasaan kecewa dan dendam, Bayu mendatangi Dimas dan menceritakan semua yang baru dialami di rumah juragannya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Sodomi 2 Bocah, Juragan Buah Ditangkap Polisi