Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

WFA Disetujui Presiden, Puncak Mudik 16 dan 18 Maret 2026, Ini Strategi Kemenhub Atasi Kepadatan

wfa-disetujui-presiden,-puncak-mudik-16-dan-18-maret-2026,-ini-strategi-kemenhub-atasi-kepadatan
WFA Disetujui Presiden, Puncak Mudik 16 dan 18 Maret 2026, Ini Strategi Kemenhub Atasi Kepadatan

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kementerian Perhubungan telah memetakan sejumlah simpul transportasi yang diperkirakan mengalami kepadatan tertinggi selama Angkutan Lebaran 1447 Hijriah.

Pemetaan ini mencakup seluruh moda transportasi nasional, mulai dari stasiun kereta api, bandara, terminal bus, pelabuhan, hingga lintas penyeberangan.

“Berkaitan dengan simpul transportasi, kita mencatat baik stasiun, bandara, terminal, pelabuhan, dan lintas penyeberangan, beberapa simpul yang menunjukkan angka yang cukup besar,” kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Jumat (6/3/2026) malam.

Untuk moda kereta api, Stasiun Pasar Senen, Gambir, Bekasi, Cikarang, dan Bandung diperkirakan menjadi titik keberangkatan tersibuk, dengan tujuan utama Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Kutoarjo, dan Purwokerto.

Di sektor penerbangan, Bandara Soekarno-Hatta mendominasi baik sebagai titik asal maupun tujuan, diikuti Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar, Yogyakarta International Airport, dan Kualanamu Sumatera Utara.

Pada transportasi darat, Terminal Pulo Gebang, Kampung Rambutan, dan Bekasi menjadi terminal bus tersibuk dengan tujuan utama Terminal Tirtonadi Solo, Wonogiri, dan Leuwi Panjang Bandung.

Sementara di jalur laut, Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak Surabaya mendominasi pergerakan, dengan lintas penyeberangan Merak–Bakauheni diprediksi menjadi yang paling padat di antara seluruh rute penyeberangan.

Untuk meredam konsentrasi kepadatan, pemerintah menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) yang telah mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 16 dan 18 Maret 2026, sementara WFA arus balik diusulkan pada 25–27 Maret.

“Kami melakukan beberapa simulasi yang pada akhirnya kami merasakan perlu untuk mengajukan kebijakan work from anywhere,” jelas Dudy.

Total pergerakan pemudik Lebaran 2026 diproyeksikan mencapai 143,9 juta orang, turun 1,7 persen dari tahun sebelumnya.