Korban Puting Beliung Minta Ganti Rugi

0
113

korbanGAMBIRAN – Bencana angin puting beliung yang terjadi di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Rabu (29/1) lalu ternyata masih menyisakan masalah. Salah satu warga yang rumahnya tertimpa pohon asam berukuran besar itu meminta ganti rugi kepada pemerintah. Gara-gara tuntutan warga itu, pohon asam yang tumbang saat ada angin puting beliung itu hingga kini belum dibersihkan. Meski warga lain sudah meminta dibersihkan agar tidak mengganggu arus lalu lintas, tapi hingga kini permintaan itu belum ditindaklanjuti.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Orangnya minta ganti rugi terkait rumahnya yang rusak terkena pohon asam yang roboh itu,” cetus Staf Dinas Kementerian Pekerjaan Umum (Dis Kemen PU) Jawa Timur Hendro Bromiko. Menurut Hendro, pohon asam yang roboh diterjang angin puting beliung itu sudah pernah akan dibersihkan. Tetapi, upaya itu tidak bisa dilakukan karena warga yang rumahnya tertimpa pohon asam minta ganti rugi. “Kita belum bisa membersihkan sampai sekarang,” katanya.  

Hendro berharap ada pihak yang membantu mengatasi masalah itu, sehingga tidak terjadi salah paham antara Dis Kemen PU Jawa Timur dan warga sekitar. “Kita sebenarnya ingin segera membersihkan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Dengan nada serius Hendro menyampaikan, tuntutan salah satu warga yang rumahnya tertimpa pohon asam itu sudah dilaporkan ke kantor Dis Kemen PU Jawa Timur. Tetapi, sampai saat ini belum ada jawaban. “Dengan adanya permasalahan ini, sementara (pohon asam) kita biarkan dulu sambil menunggu keputusan pimpinan,” dalihnya. (radar)

Loading...