KPU Klarifikasi Totok

0
318

BANYUWANGI – Totok Sugiarto, anggota DPRD Banyuwangi yang tersandung kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu (SS) benar-benar harus membayar mahal perbuatannya. Selain jabatannya sebagai anggota dewan terancam dicopot lewat proses pergantian antar waktu (PAW), politikus yang kini menduduki jabatan anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Banyuwangi tersebut juga nyaris dipastikan tak bisa bertarung dalam pesta demokrasi Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 mendatang.

Sebelum kasus hukum menjerat dirinya, Totok masih berambisi melanggengkan ja batannya sebagai wakil rakyat. Po litikus Partai Gerakan In donesia Raya (Gerindra) ini mencalonkan diri kembali se bagai calon anggota legislatif (ca leg) dari partai berlambang ke pala burung garuda tersebut. Bah kan, dalam Daftar Caleg Se mentara (DCS) yang dilansir Ko misi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi beberapa waktu lalu, nama Totok terpampang se bagai caleg Partai Gerindra di Daerah Pemilihan (Dapil) Banyuwangi III nomor urut d e lapan.

Namun, setelah kasus ke pemilikan narkotika itu men cuat, Totok pun terpaksa “ang kat tangan”. Pria yang oleh rekanrekan kerjanya sesama anggota dewan dikenal pen diam itu akhirnya memilih me ngundurkan diri dari daftar caleg Par tai Gerindra. Nah, kemarin (20/8) dua komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi, yak ni Irfan Hidayat dan Su herman, mendatangi Totok  ang tengah menjalani penahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)

Banyuwangi. Kedatangan dua komisioner lembaga penyelenggaraan Pemilu itu untuk meng klarifi kasi pengunduran diri Totok dari caleg Partai Ge rindra. Proses klarifikasi itu disaksikan Ketua Panitia Pe ngawas Pemilu (Panwaslu) Rorry Desrino Purnama dan ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC Partai Gerindra Ba nyuwangi, Ahmad Ali Wafa. Dalam klarifikasi yang berlangsung tidak sampai sepuluh me nit itu terungkap, surat pengunduran diri Totok sebagai caleg Partai Gerindra benarbenar ditandatangani dirinya.

“Setelah kita klarifikasi, Saudara Totok menyatakan benar bahwa surat pengunduran diri yang disampaikan kepada KPU itu ditandatangani yang bersangkutan,” ujar Irfan. Pria yang juga komisioner divisi hukum KPU Banyuwangi

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Beri Inspirasi Anak Muda, Banyuwangi Gelar Seri Diskusi Stafsus Milenial Jokowi