Beranda Pemerintahan KRI Klewang Ludes Terbakar

KRI Klewang Ludes Terbakar

0
462
KRI Klewang Terbakar
JADI TONTONAN: Asap hitam membubung tinggi saat KRI Klewang 625 dilalap api di dermaga Pangkalan TNI-AL Banyuwangi, Jatim, kemarin. Kapal yang belum genap berumur sebulan itu tak terselamatkan.

Diduga Korsleting di Mesin, Baru Sebulan Di-Launching


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

KRI Klewang Terbakar
JADI TONTONAN: Asap hitam membubung tinggi saat KRI Klewang 625 dilalap api di dermaga Pangkalan TNI-AL Banyuwangi, Jatim, kemarin. Kapal yang belum genap berumur sebulan itu tak terselamatkan.

BANYUWANGI – Ironis! Belum genap sebulan sejak dipamerkan kepada publik pada 31 Agustus lalu, kapal perang milik TNI-AL KRI Klewang 625 ludes terbakar di dermaga Pangkalan TNIAL (Lanal) Banyuwangi, Jatim, kemarin sore. Kapal reaksi cepat senilai Rp 114 miliar itu pun nyaris tak tersisa.

Belum diketahui pasti penyebab terbakarnya kapal perang yang diklaim paling canggih tersebut Meski telah di-launching beberapa waktu lalu, kapal tersebut sejatinya belum seratus persen rampung. Saat ini kapal masih masuk tahap finishing. Karena itu, aktivitas pekerja terus ada di kapal tersebut.

”Yang di kapal ada sekitar 60 pekerja,” ungkap salah seorang pekerja kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Lantas, bagaimana KRI Klewang bisa terbakar? Pekerja yang tak mau disebutkan namanya itu mengungkapkan, kebakaran terjadi begitu cepat. Sebelum muncul percikan api, semua lampu di kapal tiba-tiba padam. Selanjutnya, ada percikan api dari arah mesin yang ada di bagian tengah. ”Ada api.

Kami semua langsung lari,” terangnya. Sejurus kemudian, api yang ada di bagian tengah kapal sudah membesar. Angin yang bertiup cukup kencang di sekitar Selat Bali membuat api cepat menjalar hingga membakar bagian lain dari kapal yang berbahan baku komposit tersebut. Dia mengaku tidak tahu pasti penyebab kebakaran.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

error: Uppss.......!