Lima Koperasi Segera Dibubarkan

0
743
Ilustrasi
Ilustrasi

BANYUWANGI – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Diskop-UMKM) segera membubarkan lima koperasi di Banyuwangi. Pembubaran dilakukan bukan sekadar untuk mengupdate data perkoperasian di Bumi Blambangan. Lebih dari itu, tindakan ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan nama Koperasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Lima koperasi yang bakal dibubarkan tersebut tasebar di berbagai penjuru Kabupaten berjuluk The Sunrise of Java ini. Kelima koperasi itu masing-masing adalah Koperasi Usaha Sejahtera, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro; Prim  PGRI Sigono Kopi, Desa/Kecamatan Rogojampi; Koperasi Yakesu, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng; Koperasi An-Nuuh, Desa/Kecamatan Sempu; dan Kopkar Sejahtera, Desa Kedunggebang; Kecamatan Tegaldlimo.

Bahkan, koperasi yang sudah tidak aktif dan bakal dibubarkan tersebut sudah diumumkan di Jawa Pos Radar Banyuwangi edisi kemarin (5/9). Kepala Diskop-UMKM, Arief Rachman Kartiono, mengaku lima koperasi itu akan dibubarkan lantaran sudah tidak aktif dan/atau tidak lapor kepada Diskop-UMKM.

Loading...

Penutupan juga dilakukan lantaran koperasi-koperasi tersebut  tidak melaksanakan rapat anggota selama dua tahun berturut-turut. “Pembubaran koperasi dikhususkan untuk koperasi yang sudah tidak beroperasi,” ujarnya.

Menurut Alief, langkah-langkahnnya yang dilakukan pihak Diskop-UMKM sebelum melakukan penutupan antara lain, melakukan pendekatan kepada pengurus koperasi. Pihak Diskop-UMKM juga dilakukan perumahan apakah memungkinkan dilakukan operasional.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last