Lintas Alam Memungut Sampah

0
367
TERJUN KE LAPANGAN: Anggota Pramuka SDN 3 Singotrunan melaksanakan penjelajahan.
TERJUN KE LAPANGAN: Anggota Pramuka SDN 3 Singotrunan melaksanakan penjelajahan.

BANYUWANGI – Praja Muda Karana (Pramuka) yang menjadi salah satu gerakan kepanduan di Indonesia, sudah dikenalkan kepada siswa mulai tingkat sekolah dasar (SD). Dalam hal ini, SDN 3 Singotrunan rutin melaksanakan berbagai kegiatan Pramuka. Siswa yang wajib mengikuti Pramuka adalah siswa yang sudah kelas 4, kelas 5, dan kelas 6.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pembatasan peserta kegiatan Pramuka itu semata karena keterbatasan tenaga pembina Pramuka. Namun secara bertahap, peserta kegiatan Pramuka akan ditingkatkan untuk seluruh siswa mulai kelas 1 hingga kelas 6. Beragam aktivitas dilaksanakan dalam kegiatan Pramuka tersebut. Siswa diajari tali temali, semaphore, sandi morse, hingga keterampilan memasak.

Loading...

Kegiatan pertolongan pertama pada kecelakaan juga menjadi materi wajib dalam Pramuka. Para siswa SDN 3 Singotrunan rutin melaksanakan kegiatan Pramuka setiap hari Jumat. Pembina Kak Ardi dan Kak Ummi Khulsum tak hanya menggelar kegiatan di halaman sekolah tersebut. Sesekali, para anggota Pramuka itu juga melakukan kegiatan lintas alam.

Mereka melakukan penjelajahan menyusuri lingkungan di sekitar sekolahan. Dengan melakukan kegiatan lintas alam, siswa diajarkan untuk mencintai lingkungan sekitarnya. Salah satunya dengan cara berjalan kaki sambil memungut sampah di jalan yang dilalui. Kegiatan Pramuka itu juga ditujukan untuk pembentukan karakter siswa. Mereka bisa bersosialisasi, saling menghargai, dan bekerja sama. Tentunya, kegiatan lintas alam juga menjadi sesuatu yang menyenangkan. (radar)