Lubang 4 m Dibiarkan Sebulan

0
153

BANYUWANGI – Tiga lubang di areal parkir DPRD Banyuwangi sudah sebulan ini dibiarkan begitu saja. Meski di sekitar lubang diberi tanda berupa kayu dan tali plastik, tapi ketiga lubang sedalam empat meter itu sangat membahayakan. Apalagi, ukuran lubang tersebut tergolong besar, yakni diameter sekitar 50 centimeter. “Saya tidak tahu kenapa tiga lubang ini dibiarkan dan tidak diteruskan pengerjaannya, padahal sangat membahayakan,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, H. Zaenal Arifin Salam, kemarin (3/4).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Menurut Arifi n, tiga lubang berkedalaman empat meter itu akan digunakan sebagai resapan air hujan. Sebab, setiap hujan deras, di sekitar gedung DPRD selalu banjir karena tidak ada saluran air yang memadai. “Gorong-gorongnya sudah ada,” katanya. Arifin berharap agar pelaksana proyek segera melanjutkan pengerjaan resapan air tersebut. Sebab, tiga lubang di area parkir itu sangat membahayakan.

Loading...

“Setiap hari banyak warga yang berlalu-lalang di sekitar lokasi lubang itu,” cetusnya. Lubang yang digali cukup dalam itu berada di tengah halaman belakang DPRD yang biasa digunakan sebagai lokasi parkir. Lubang paling utara berada persis di depan press room DPRD. Lubang kedua berada di sebelah selatan dengan jarak sekitar lima meter. Lubang ke tiga berada di selatan lubang ke dua dengan jarak lima meter. Lubang ke dua dan ketiga berada di depan tempat parkir mobil dinas pimpinan DPRD. Tempat itu berdekatan dengan tempat parkir minibus milik komisi-komisi DPRD. (radar)

Loading...