Mabuk, Jotos Tetangga, Masuk Bui

0
581
Nurhadi diamankan di ruang tahanan Mapolsek Rogojampi, kemarin (10/12).

ROGOJAMPI – Diduga sedang mabuk, Nurhadi, 47, warga Dusun Sidomulyo, Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, mengamuk dan menghajar, Supandi, 55, di pasar hewan Rogojampi, wilayah Dusun Sidomulyo, Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, Sabtu siang (9/12).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Gara-gara dihajar dengan tangan kosong itu, korban yang masih tetangganya mengalami luka robek pada telinganya, dahi kiri, dan pinggang sebelah kiri. “Lukanya cukup parah,” cetus Kapolsek Rogojampi, AKP Toha Choiri.

Dugaan pemukulan itu, terang kapolsek, bermula saat korban berjalan ke pasar hewan Rogojampi untuk mencari temannya, Sawal. Setiba di pasar hewan, korban melihat tersangka sedang asik ngobrol dengan tiga kawannya. Korban berlagak tidak tahu ada tersangka dan langsung duduk dekat Jantok, warga lainnya. “Korban menghampiri Jantok yang sedang minum kopi,” terangnya.

Pada Jantok, terang dia, korban menanyakan keberadaan Sawal. Karena Jantok tidak tahu, korban berjalan ke arah selatan dan dihadang oleh tersangka. “Tersangka menghadang korban dan langsung melakukan pemukulan,” ungkapnya.

Dengan tangan kosong, tersangka yang terlihat emosi menampar pipi korban sebelah kiri. Selanjutnya, dengan kedua tangannya memukul wajah kepala korban hingga berulang kali, dan korban jatuh di tanah. “Korban yang sudah jatuh, oleh tersangka masih terus dipukuli,” bebernya.

Tidak lama kemudian, Jantok melerai dan korban yang terluka di beberapa bagian kepala dan wajah oleh Jantok diantar pulang. “Korban sempat jatuh ke tanah dan tetap dihajar oleh tersangka,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Tidak terima dengan ulah tetangganya itu, korban melaporkan ke polsek. Dari laporan itu, beberapa anggota langsung memburu tersangka di pasar hewan Rogojampi. “Tersangka kita tangkap di pasar hewan,” ujarnya.(radar)

Loading...