Marak Pungli di Pasar Genteng I

0
983
Ilustrasi

Karcis Tertulis Rp 800, Ditarik Rp 3.000


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GENTENG – Praktik dugaan pungutan liar (pungli) di sejumlah pasar tradisional tampaknya masih terjadi. Seperti di pasar Genteng I, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Hasil pungli lebih besar dari nilai retribusi yang patok berdasarkan dengan Peraturan Daerah (Perda).

Setiap Pedagang mengaku ditarik Rp. 3000 oleh petugas pasar. Padahal, nominal karcis yang diberikan adalah kali Rp. 800. Ada selisih Rp. 2.200 untuk setiap kali penarikan terhadap pedagang.

Ironisnya, aktivitas penarikan terhadap pedagang sudah berlangsung cukup lama. “Saya ditarik Rp 3.000 dapat 1 karcis yang tertulis Rp 800,” ujar Sohib, salah satu pedagang sayur. Sohib adalah salah satu pedagang sayur yang mangkal di pasar Genteng I. Seperti biasanya, dia menjajakan dagangannya di lorong pasar tersebut.”Sudah biasa ditarik Rp 3.000,” aku bapak satu anak itu.

Pengakuan serupa diungkapkan Sai’in. Pedagang dari Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon itu ditarik Rp 3.000 setiap kali berada di pasar. Bahkan, jumlah tarikan itu ditambah setiap ganti bulan.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last