Mempelai Putri Direbahkan, Passilik Baca Mantra

0
2025
Tradisi Saulak. Pernikahan Suku Mandar di Temenggungan.

TIDAK salah  banyak orang yang menyebut bahwa Banyuwangi adalah replika dari Indonesia. Di Bumi Blambangan ini, masyarakat dengan berbagai suku hidup secara rukun. Ada suku Oseng, Tionghoa, Madura, Jawa, Arab, Mandar dan lain sebagainya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tata cara atau ritual setiap suku dalam menjalankan setiap acara pun berbeda-beda. Nah, untuk orang Mandar, Sulawesi yang bermukim di Banyuwangi juga berbeda tata caranya dalam segi upacara adat pernikahannya.

Adat pernikahan orang Mandar di Banyuwangi disebut dengan saulak. Saulak ini merupakan prosesi wajib  calon pasangan suami-istri yang salah satunya keturunan Mandar, Sulawesi. Kamis sore kemarin (27/4), pernikahan adat saulak berlangsung di jalan Sritanjung nomor 9, Kelurahan Temengguhan, Banyuwangi.

Kali ini yang dinikahkan secara adat saulak adalah Achmad fahrul Afiliawan dengan Putri Cempaka Akhir. Mempelai wanita merupakan anak keempat dari Samsul Arifin alias Sam Kribo yang merupakan keturunan dari Tuk Kapitan yang merupakan leluhur warga Mandar di Banyuwangi.

Ada banyak sajian yang dipersiapkan sebelum adat saulak ini dilangsungkan. Antara lain, bunga, sarung, kemenyan khusus, pisang, tumpeng, colok (obor kecil), sarung, bantal, tombak, keris, kemiri yang dibuat oleh wanita manapous dan sesajian lainnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last