Metode Mirip, Pastikan Pelaku Beda

0
385
TEREKAM: Pelaku cukup tenang memecah kaca mobil Panther di depan Indomaret MH. Thamrin (kiri). Pelaku tetap tenang meski ada warga yang melintas.

BANYUWANGI – Pihak kepolisian terus memburu pelaku perampokan yang menimpa dua nasabah bank di Kota Gandrung dua hari terakhir. Saat ini, polisi masih menyelidiki dua kasus dengan modus yang nyaris sama itu. Kapolsek Blambangan, AKP Ary Murtini, melalui Kanitreskrim Iptu Basori Alwi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dua kasus perampokan itu. “Masih dalam tahap penyelidikan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kedua kasus ini memiliki kesamaan meskipun eksekusi pelakunya berbeda,” ujarnya kemarin (23/3). Basori menambahkan, pihaknya juga memeriksa beberapa saksi-saksi. Terutama, terkait perampokan yang memecah kaca mobil di depan Indomaret Jalan MH. Thamrin, Banyuwangi. Sebab, siang itu banyak saksi yang melihat perampok menggondol uang tunai senilai Rp 10 juta dari dalam mobil.

“Saat kejadian, di sekitar lokasi banyak orang yang mengetahui,” imbuh Basori. Basori menambahkan, beberapa saksi memberi keterangan bahwa pelaku agak kurus. “Tubuh pelaku tidak terlalu besar,” cetusnya. Sementara itu, terkait kasus perampokan yang lain, yaitu yang terjadi di depan counter telepon seluler sebelah utara Masjid Agung Baiturrahman (MAB), juga masih dalam tahap penyelidikan.

Perampokan yang menimpa Nr, 25, warga Rogojampi, tersebut hingga kini masih penuh tanda tanya. Sebab, saksi mata saat kejadian sangat sedikit. “Kita juga tengah memburu pelaku yang mengambil uang tunai senilai Rp 50 juta itu,” cetusnya. Seperti diberitakan sebelumnya, dalam dua hari berturut-turut, aksi perampokan menimpa dua nasabah bank. Modus operasi mereka hampir sama, yakni pelaku sama-sama mengincar mangsa sejak dari bank.

Begitu korban lengah, pelaku langsung menggasak uang milik korban yang ditinggal dalam mobil. Kejadian terbaru menimpa Abdulah pada Kamis lalu 22/3). Uang Rp 10 juta yang disimpan dalam mobil Panther amblas. Saat kejadian, mobil tersebut tengah parkir sejenak di Jalan MH. Thamrin. Pelaku menggondol uang tunai itu dengan cara memecah kaca mobil.

Kejadian tersebut bermula ketika Abdullah baru mengambil uang dari Bank BCA. Setelah itu, dia mampir ke Indomaret untuk membeli pulsa. Ketika dia masuk, seorang tak dikenal memecah kaca mobil Izusu Panther miliknya menggunakan besi. Dalam rekaman CCTV, sebelum memecah kaca mobil, pelaku mencoba membuka pintu. Namun, setelah mengetahui pintu mobil terkunci, pelaku yang tidak sendiri tersebut memukulkan sebuah alat menyerupai besi ke kaca mobil.

“Setelah kaca berhasil dipecah, pelaku langsung melarikan diri,” ujar Ary. Setelah keluar dari minimarket menuju mobilnya, korban baru menyadari bahwa kaca mobilnya pecah. Setelah dicek, uang tunai Rp 10 juta miliknya sudah raib. “Kita dapat laporan dan langsung mengejar pelaku.

Berdasar rekaman CCTV, pelaku beraksi bersama temannya,” jelas Kapolsek Ary. Sehari sebelumnya (21/3), aksi pencurian juga menimpa seorang nasabah bank saat parkir di sebelah Masjid Baiturrahman, Banyuwangi. Uang tunai Rp 50 juta milik Nr, 25, warga Rogojampi, hilang. “Sebelumnya, korban mengambil uang di Kecamatan Jajag. Kemudian mampir di tempat saudaranya,” jelas Ary.

Terkait pencurian ini, pelaku tidak merusak mobil korban. Jadi, pencuri hanya membuka pintu kanan mobil, kemudian mengambil uang tunai yang tergeletak di jok tengah. (radar)