Mimpi Basah Bukan Jaminan Sudah Dewasa

0
734

kepala-kua-kalipuro-ahmad-sakur-isnaini-memberikan-penyuluhan-di-rumah-warga-yang-ada-di-kelurahan-bulusan-kalipuro


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GERTAK Nadi merupakan gerakan moral hasil inovasi dari pihak KUA Kecamatan Kalipuro. Terbentuk sejak tanggal 30 September 2016 lalu, gerakan menebar virus tentang pemahaman bahayanya pernikahan di usia muda di kalangan masyarakat ini mulai di galakkan hingga saat ini.

Tingginya angka perceraian di Banyuwangi karena faktor pernikahan dini yang mendasari adanya gerakan ini. Pernikahan dini dirasa menjadi momok mengapa rumah tangga setiap keluarga  bisa hancur lantaran masih belum siapnya mental atau pemikiran dari pasangan itu sendiri.

Tidak hanya kepada anak-anak muda, gerakan ini juga diberikan kepada orang  tua yang masih kurang paham akan bahayanya pernikahan di usia dini. Petugas Gertak Nadi dari unsur KUA Kalipuro, puskesmas, kecamatan, kelurahan/desa hingga tokoh masyarakat secara bergantian blusukan ke setiap perkumpulan warga seminggu tiga kali secara acak.

Penyuluhan tentang Gertak Nadi ini bisa dikatakan sebuah gerakan jemput bola. Petugas juga tidak menyusun sebuah jadwal kapan  dan di mana gerakan ini akan diberikan. Melainkan, petugas Gertak Nadi mengikuti jadwal kegiatan yang dibuat oleh masyarakat itu sendiri  di kampung-kampung.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last