Nikahkan 15 Pasangan Sekaligus

0
128
RAMAI: Suasana ijab kabul nikah masal di Masjid Besar Raudlatussalam, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, pagi kemarin.

KALIPURO – Berkah bulan Ramadan menghampiri warga Kecamatan Kalipuro, Banyu- wangi. Kali ini, 15 pasangan di daerah itu melangsungkan pernikahan pagi kemarin (8/8). Mereka resmi berstatus suami-istri setelah mengikuti nikah masal gratis yang diadakan Kantor Urusan Agama (KUA) Kalipuro. Kepala KUA Kalipuro, Lukman Hakim mengatakan, nikah masal tersebut sengaja digelar di bulan Ramadan. Harapannya, pahala menikah yang merupakan sunah Rasul itu bisa berlipat ganda.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Selain itu, nikah masal gratis tersebut juga bertujuan mempererat silaturahmi antara KUA Kalipuro dan masyarakat sekitar. “Saat-saat ini kita semua menanti malam lailatul qadar. Mudah-mudahan nanti malam (kemarin malam) adalah malam lailatul qadar,sehingga pahala amal baik menikah yang dijalankan seluruh pasangan ini berlipat ganda,” ujarnya. Kebahagiaan 15 pasangan itu semakin berlipat, lantaran usai ijab-kabul, hubungan mereka sudah tercatat secara resmi.

Tidak hanya itu, usai mengikuti pro sesi pernikahan gratis, tiap pa sangan diberi santunan sebesar Rp 200 ribu. Sementara itu, proses ijab ka bul yang dilangsungkan di Masjid Besar Raudlatussalam, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro, kemarin berjalan khidmat. Mes kipun rata-rata peserta ni kah masal tersebut berstatus duda dan janda, nyatanya saat ijab kabul, mempelai suami te tap grogi.

Akibatnya, ijab-kabulpun terpaksa diulang, bah kan hingga tiga kali, sampai mem pelai pria mengucapkan ijabdengan benar. Menurut Lukman, nikah masal tersebut sudah disosialisasikan sejak 1,5 bulan lalu. Sayang, dari target 45 pasangan pengantin yang ikut, panitia hanya berhasil menikahkan 15 pasangan.

Lima pasangan be-ra sal dari Kelurahan Kalipuro, lima pasangan lain berasal dari Kelurahan Gombengsari, dan lima pasangan sisanya berasal dari Desa Ketapang. “Tar get 45 pasang pengantin itu kami sesuaikan dengan tahun Proklamasi Kemerdekaan RI. Sebab, nikah masal kali ini juga digelar untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI,” pung kas nya. (radar)

Loading...