Operasikan 35 Unit Kapal

0
154

SEMENTARA itu, jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan penyeberangan di Selat Bali tahun ini diprediksi meningkat 6 persen dibanding tahun 2011 . Untuk itu, PT. Indonesia Ferry menyiapkan berbagai upaya demi meminimal- kan penumpukan penumpang. Salah satunya, mengoperasikan tiga unit kapal yang saat ini masih menjalani docking (perbaikan).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kepala Cabang (Kacab) PT. Indonesia Ferry Ketapang, Waspada Heruanto mengatakan, dalam angkutan Lebaran kali ini pihaknya mengoperasikan 35 unit kapal untuk melayani penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Rinciannya, 17 unit be- roperasi di dermaga mobile bridge(MB) dan 18 unit melayani penyeberangan di pelabuhan landing craft machine(LCM).

Dikatakannya, tiga dari 35 unit kapal tersebut, saat ini tiga unit masih menjalani perbaikan. Namun demikian, berdasar hasil koordinasi dengan Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap), bisa dipastikan tiga unit kapal tersebut siap melayani penyeberangan sejak H minus sepuluh Lebaran.

“Tiga kapal yang menjalani dok itu sudah hampir selesai. Mu lai H minus sepuluh Lebaran, kapal-kapal tersebut sudah siap beroperasi,” ujarnya. Waspada memprediksi, pada mudik dan balik Lebaran tahun ini, kendaraan yang menyeberang dari Bali dan sebaliknya didominasi kendaraan roda dua. Jumlahnya men capai 17 ribu sepeda motor setiap hari.

Loading...

“Puncak arus mudik dari Gilimanuk di pre diksi terjadi pada H minus 3 Le baran. Puncak arus balik dari Ketapang (menuju Bali) di perkirakan terjadi pada H plus 7 Lebaran,” duganya. Lebih lanjut Waspada mengatakan, pada arus mudik mendatang disediakan posko bersama antara Pol re s Banyuwangi, Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan ASDP Ketapang.

“Kami berharap para pengguna jasa tidak datang ke pelabuhan secara berbondong-bondong agar tidak terjadi penumpukan pe-numpang. Hendaknya ma sya-rakat memperkirakan saat-saat sepi penumpang,” harapnya. Tidak hanya itu, PT. In donesia Ferry Ketapang juga me-nyiapkan imam dan khotib untuk memimpin salat Idul Fitri (salat Id) di kawasan pelabuhan.

Kabar baik lain, pihak ASDP Ketapang saat ini te ngah membangun satu unit der maga untuk melengkapi empat dermaga yang selama ini beroperasi. Namun sayang, dermaga baru yang berlokasi di sebelah utara dermaga pontoon tersebut baru bisa beroperasi usai Lebaran. “Pembangunan der maga baru tersebut di pre-dik si selesai setelah Lebaran,” pung kas Waspada. (radar)

Loading...