Pamerkan Makanan Langka

0
310

KALIPURO – Potensi besar yang dimiliki Banyuwangi di bidang wisata kuliner membuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) jatuh hati. Kabupaten berjuluk The Sun- rise of Java ini terpilih menjadi tuan rumah Festival Makanan Tradisional Khas Jatim. Acara yang diikuti 19 kota/ kabupaten sewilayah kerja Bakorwil Malang dan Bakorwil Madura itu digelar di Hotel Ketapang Indah, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kemarin (22/5).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Setiap kontestan menyuguhkan aneka kuliner andalan, mulai makanan, minuman, jajanan tradisional, hingga sambal yang disajikan sangat menarik. Kepala Bidang Pengembangan Produk Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, Sunarmadji mengatakan, Festival Makanan Tradisional tersebut dilaksanakan setiap tahun. Tahun ini festival tersebut bertema makanan tradi- sional yang mulai langka. “Banyak makanan tradisional kita yang mulai langka.

Padahal, kuliner merupakan jati diri masyarakat Jawa Timur,” ujarnya. Menurut Sunarmadji, dari 19 peserta tersebut akan dipilih lima terbaik. Ada tiga juri yang menilai. Adapun yang dinilai meliputi penampilan, kelo- kalan, tekstur, dan rasa. Grand final akan dihelat di Surabaya akhir Juni mendatang. Ada sepuluh peserta yang akan tampil pada grand final. “Satu pemenang akan menjadi wakil Jatim dalam setiap festival, baik nasional maupun internasio- nal,” pungkasnya. (radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Bupati Anas Ajak Semua Elemen Terus Luncurkan Inovasi Majukan Daerah