Paripurna, Satu Fraksi Kompak ‘Bolos’

0
699

Ironisnya lagi, ketidakhadiran  seluruh anggota dewan asal Fraksi  Hanura-NasDem itu diperparah dengan minimnya tingkat kehadiran para wakil rakyat asal enam fraksi lain. Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi di lapangan, rapat paripurna kemarin hanya dihadiri 28 orang dari total 50 anggota dewan.

Artinya, jika dikalkulasi, tingkat kehadiran dewan pada rapat paripurna kemarin hanya 56 persen. Sementara itu, pada rapat  paripurna kemarin fraksi-fraksi  di DPRD Banyuwangi menyatakan sependapat dengan pendapat  bupati untuk menambah, mengubah, dan mencoret, sejumlah konsideran penyusunan perda.

“Pendapat bupati sangat melengkapi draf raperda usul dewan ini. Karena itu, kami sependapat  dengan pendapat bupati tersebut,” ujar Ketua Fraksi Gerindra Sejahtera, Naufal Badri. Ditanya terkait ketidakhadiran seluruh anggota Fraksi Hanura-Nasdem, Wakil Ketua DPRD Banyuwuangi, Ismoko, mengaku  pihaknya tidak memiliki kewenangan  memberikan jawaban.

“Silakan tanya langsung kepada ketua fraksinya, Mas. Kami tidak berwenang memberikan jawaban. Tetapi, memang tidak ada pemberitahuan tertulis dan pemberitahuan lisan kepada pimpinan dewan bahwa anggota Fraksi Hanura-NasDem tidak bisa  menghadiri rapat paripurna hari  ini (kemarin)” ujarnya.

Terkait minimnya tingkat kehadiran anggota dewan, Ismoko menegaskan jumlah anggota yang hadir itu telah cukup dan merepresentasikan  fraksi masing-masing.  Sekadar tahu, rangkaian pembahasan raperda desa wisata itu diawali rapat paripurna penyampaian  nota pengantar oleh Badan Pembentuk Peraturan Daerah (BPPD) DPRD Banyuwangi pada  Rabu (15/6).

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last