Pasien Stroke Meningkat

  • Bagikan

GENTENG – Selama tiga bulan terakhir, warga penderita stroke yang datang berobat ke sejumlah rumah sakit di wilayah Banyuwangi Selatan mengalami kenaikan. Itu seperti di RS Bhakti Husada, Krikilan, Kecamatan Glenmore. Tiga bulan terakhir sebanyak 35 pasien terindikasi stroke dan harus menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut.

Angka itu belum termasuk pasien yang melakukan rawat jalan. “Pasien kontrol yang kita tangani 105 orang,” cetus Public Relationship RS Bhakti Husada, Krikilan, Anang Teguh, kepada wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi. Para pasien stroke itu mayoritas berumur 50 tahun hingga 69 tahun.

Tetapi, juga ditemukan kasus pasien stroke yang masih berumur di bawah 40 tahun. “Kebanyakan pasien memang orang tua, tapi yang muda juga ada,” katanya. Pasien stroke cukup banyak juga terlihat di RSUD Genteng. Menurut Kepala Tata Usaha RSUD Genteng, Abdul Latif, selama September 2015 ini ada 22 pasien. Dari jumlah itu, 15 pasien ditangani pada minggu pertama dan kedua.

“Minggu ketiga dan keempat ada tujuh pasien, umumnya laki-laki,” ujarnya. Bagaimana di RS Al-Huda? Ternyata juga tidak beda. Di rumah sakit tersebut secara umum ada peningkatan pasien kasus stroke. “Hampir setiap hari ada pasien stroke yang datang. Selama sepekan terakhir ada delapan pasien,” ucap Hospital Liaison Officer RS Al-Huda, dr. Soegeng Hery Priyanto. (radar)

Baca :
Sudah 2 Kali Vaksin, Masih Terpapar Covid-19
  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: