Pastikan Program Jalan, Anas Road Show Jenguk Warga Sakit

0
557


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BUPATI Abdullah Azwar Anas menyebutkan, dalam beberapa waktu belakangan ini, semua puskesmas sudah menjalankan program jemput bola ke rumah warga yang sakit, terutama warga miskin dan lansia. ”Jadi petugas medis yang datang ke warga, bukan sebaliknya. Terutama warga lansia atau warga yang kesulitan berobat ke layanan kesehatan,” ujarnya saat  menjenguk salah seorang warga  yang sakit beberapa waktu lalu.

Program ini akan terus diintensifkan serta menjadi indikator tentang kinerja aparat bidang kesehatan. Evaluasi kinerja kepala puskesmas, kepala rumah sakit,  dan kepala dinas kesehatan di  antaranya akan ditentukan dari respons terhadap penanganan  warga miskin yang sakit.

Model layanan jemput bola, kata Anas, adalah bagian dari solusi layanan kesehatan bagi  warga. Dia mencontohkan, ada  warga lanjut usia (lansia) kesulitan berangkat ke puskesmas,  apalagi yang tinggal sebatang  kara, meski warga tersebut mengantongi kartu BPJS atau jaminan kesehatan daerah.

”Karena itulah, petugas yang harus jemput bola,” tegas Anas. Untuk memastikan program tersebut berjalan dengan baik, Anas mejenguk sejumlah warga yang sakit. ”Ini sekaligus saya mengecek penanganan pelayanan kesehatan bagi  masyarakat di bawah. Untuk  memastikan langsung bahwa setiap laporan ke SMS Center  dan media sosial tertangani  dengan baik,” ungkap Anas.

Seperti yang dilakukan Anas saat mengunjungi Benni Susanto di Desa Kaligondo, Kecamatan  Genteng, beberapa waktu lalu. Bocah 9 tahun tersebut mengidap penyakit hidrosefalus sejak berusia satu bulan. Namun oleh keluarganya, Benni tidak segera diobati karena terkendala biaya.

Seiring bertambahnya usia,  kepala putra pasangan Sulaiman dan Jamilah itu makin membesar. Sekitar dua bulan lalu, saat  petugas kesehatan melakukan  pemeriksaan keliling rutin,  mereka baru mengetahui ada  anak laki-laki yang mengalami   kelainan.

Saat itu pula, Benni setiap hari  mengeluh pusing dan keluar air   mata tersebut segera dirujuk  petu gas kesehatan ke RSUD  Blambangan untuk mendapat penanganan serius. Satu bulan  lalu, Beny telah dilakukan operasi  di RSUD Blambangan.  Selah mendapat penanganan, kini kondisi Benni makin membaik dan telah aktif bersekolah  setelah sebelumnya terhambat.

”Alhamdulillah, sekarang sudah tidak keluar cairan lagi dari matanya dan tidak lagi mengeluh sakit  kepala,” ungkap ibunda Benni. Penanganan hidrosefalus kini  memang bisa ditangani langsung  oleh tin RSUD Blambangan, seiring dengan perbaikan fasilitas di rumah sakit daerah bertipe B  itu.

Selain mengunjungi Benni, Anas juga menyambangi Ibu Nuraini Ekayanti di Desa Genteng  Wetan yang mengalami kanker indung perut. Nuraini telah dirujuk ke RSUD  Genteng dan segera dikemoterapi  di rumah sakit milik Pemprov Jatim, RSUD dr. Soetomo, di Surabaya.

Bupati Anas berharap setiap warga yang mengetahui ada tetangga atau warga di lingkungannya yang memiliki masalah kesehatan untuk segera  disampaikan ke aparat desa atau puskesmas terdekat untuk segera mendapat tindakan medis.

“Kadang, ada pihak keluarga yang takut saat anaknya yang mengidap penyakit tertentu, yang akhirnya enggan melaporkan ke puskesmas. Sekarang jangan lagi ada, segera laporkan. Karena penyakit yang tidak tertangani segera, justru penyembuhannya juga akan semakin rumit,” harap Anas.

Anas mengatakan, strategi jemput bola ini dilakukan gotong royong antar masyarakat, desa, dan Pemkab Banyuwangi. cara ini dinilai lebih efektif menyelesaikan permasalahan kesehatan warga. Lewat gotong royong ini, lanjut Anas, secara perlahan akan  menumbuhkan ikatan solidaritas  antar sesama. Melalui program ini kemudian muncul semangat  gotong-royong untuk menyelesaikan masalah warga.

“Semuanya terpanggil, mulai kepala desa, pengurus RT/RW, PKK,  komunitas, sampai pengusaha. Semua saling bantu. Ini modal sosial yang bila dirawat dengan   baik bisa menyelesaikan masalah.  Pemkab sangat berterima kasih atas kerjasama ini. Penyelesaian masalah warga akan optimal berkat kerja keroyokan semua  elemen-elemen ini,” tambah  Anas. (radar)

Loading...