Pemilih Pemula Kurang Tergarap

0
360

SEMENTARA itu, Ketua KPU Banyuwangi Syamsul Arifi n buka suara terkait pesimisme sejumlah kalangan terhadap semakin rendahnya partisipasi publik dalam Pemilu 2014. Menurutnya, KPU sudah melakukan beberapa langkah antisipasi, di antaranya aktif terjun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula. Namun demikian, Syamsul mengatakan bahwa tugas meningkatkan partisipasi publik—khususnya jumlah pemilih pada pemilu mendatang—sebenarnya bukan hanya menjadi domain KPU.

Menurut dia, parpol juga harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang merupakan bagian dari konstituen parpol. “Kalau hanya dibebankan kepada KPU, yaya kira KPU hanya bisa mengimbau warga datang ke TPS dan memilih parpol atau calon legislatif (caleg) yang mereka dukung. Tetapi, jika ingin dapat dukungan yang signifi kan, parpol dan caleg harus turun ke masyarakat,” paparnya. Syamsul menambahkan, sejak setahun lalu KPU Banyuwangi sudah melakukan upaya peningkatan partisipasi publik dalam pemilu.

Beberapa kali kita sudah mengadakan sosialisasi terhadap pemilih pemula di beberapa daerah di Banyuwangi. Kalau pemilih pemula tidak “disentuh”, tentu mereka akan enggan datang ke TPS dan menyalurkan hak suaranya,” kata dia. Lebih lanjut Syamsul mengatakan, KPU sebagai penyelenggara pemilu dan parpol sebagai peserta pemilu harus sama-sama terjun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi. Pihaknya optimistis tingkat keterlibatan publik dalam pemilu akan tinggi. “Secara psikologis, pasti masyarakat tidak ingin hak suaranya terbuang,” pungkasnya.  (radar)

Baca :
Gerakan Berantas Rentenir, Bupati Ipuk: Biar Pelaku Usaha Kecil Tidur Nyenyak