Penari Gandrung Banyuwangi Pentas di Dasar Laut

0
577

“Ini adalah pengalaman pertama saya menari gandrung, dan langsung di dasar laut, lagi. Mendebarkan, tapi pengalaman yang kerenini,” kata Mega Zalzalah (20), salah satu penari asal Banyuwangi usai melakukan penyelaman.

Mega mengaku telah berlatih selama dua bulan bersama teman-temannya menyiapkan acara ini. Satu bulan pertama digelar di darat untuk menyesuaikan gerakan, karena tidak semua peserta adalah penari gandrung. Satu bulan berikutnya mulai berlatih di kolam untuk penyesuaian dengan kondisi laut. Untuk pelatihan di dasar laut, digelar selama dua hari.

“Saat menari di dalam laut tadi, tantangannya lumayan juga. Harus berjuang melawan arus laut, karena massa tubuh kita lebih ringan saat di dalam air. Jadi selain diberi sabuk pemberat, harus bisa mengatur pernapasan agar badan bisa stabil dan tidak terangkat. Tapi seru, saya bangga bisa terlibat,” ujar Mega.

Setelah menari sepuluh menit di dasar laut, mereka pun satu persatu naik ke permukaan. Saat mereka semua muncul, penonton yang berada di rumah apung langsung bertepuk tangan gemuruh. Penonton terlihat lega melihat para penari berhasil menjalankan tugasnya.

Salah satu peserta yang juga terlihat lega adalah Fathur Rayyan. Menurut Fathur, bukanlah hal mudah untuk menari di dasar laut apalagi mengenakan kostum lengkap gandrung. Menurutnya, yang paling sulit adalah menyesuaikan keseimbangan.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | ... | Next → | Last