sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Warga yang sedang memancing di muara Pantai Kedung Derus, Dusun Krajan, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, dikejutkan dengan penemuan sesosok pria lanjut usia dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (8/3) siang.
Korban diketahui bernama Suhaimi, 70, warga Dusun Secawan, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani atau pekebun tersebut ditemukan dalam kondisi terapung di muara pantai sekitar pukul 13.54 WIB.
Penemuan jenazah itu bermula ketika seorang warga bersama rekannya tengah memancing di sekitar lokasi. Saat itu, mereka melihat benda mencurigakan yang mengapung di muara pantai.
Setelah didekati, keduanya terkejut karena benda tersebut ternyata merupakan tubuh manusia yang sudah tidak bernyawa.
Kapolsek Kabat AKP Badrodin Hidayat mengatakan, saksi kemudian segera melaporkan temuan tersebut melalui layanan darurat kepolisian 110.
“Awalnya saksi bersama temannya sedang memancing di lokasi kejadian. Kemudian melihat diduga sesosok mayat yang terapung di muara Pantai Kedung Derus. Setelah dipastikan merupakan mayat, saksi kemudian menghubungi layanan polisi 110,” ujarnya.
Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Kabat langsung menuju lokasi kejadian bersama tim terkait untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, aparat kepolisian segera melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) guna menghindari kerumunan warga. Petugas juga berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Kabat untuk melakukan proses evakuasi jenazah.
Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi lokasi berada di area muara yang berbatu. Setelah berhasil diangkat dari air, jenazah korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka.
Tim medis dari Puskesmas Kabat selanjutnya melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban untuk mengetahui kondisi awal penyebab kematian.
“Hasil pemeriksaan terdapat satu luka lecet pada pelipis kanan dan dua luka lecet pada pelipis mata kiri. Selain itu tidak ditemukan adanya luka lain,” jelas Badrodin.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tersebut, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan ataupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban.
Keterangan dari pihak keluarga juga membantu mengungkap kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
Page 2
Menurut keluarga, Suhaimi diketahui merupakan seorang lansia yang mengalami gangguan demensia. Selain itu, kondisi fisik kakinya juga sudah lemah.
Meski demikian, korban sering berjalan-jalan sendiri di sekitar lingkungan tempat tinggalnya tanpa didampingi keluarga.
“Korban memang memiliki riwayat demensia dan kondisi kakinya sudah lemah. Namun sering berjalan-jalan di sekitar lingkungan rumah,” terang Badrodin.
Petugas menduga luka lecet yang ditemukan pada bagian pelipis kemungkinan terjadi akibat korban terjatuh atau terbentur batu di sekitar lokasi muara pantai.
Meski demikian, untuk memastikan penyebab pasti kematian korban sebenarnya diperlukan pemeriksaan lebih lanjut melalui proses autopsi.
Namun pihak keluarga menyatakan telah menerima kematian korban dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi.
Keluarga korban juga telah membuat surat pernyataan resmi penolakan autopsi kepada pihak kepolisian.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau dugaan tindak kejahatan pada tubuh korban. Luka yang ada diduga akibat korban terjatuh atau membentur batu di sekitar lokasi kejadian,” pungkasnya.
Penemuan jenazah tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi muara Pantai Kedung Derus untuk menyaksikan proses evakuasi.
Meski demikian, situasi tetap dapat dikendalikan oleh petugas kepolisian hingga proses evakuasi dan penanganan jenazah selesai dilakukan. (ray/aif)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Warga yang sedang memancing di muara Pantai Kedung Derus, Dusun Krajan, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, dikejutkan dengan penemuan sesosok pria lanjut usia dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (8/3) siang.
Korban diketahui bernama Suhaimi, 70, warga Dusun Secawan, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani atau pekebun tersebut ditemukan dalam kondisi terapung di muara pantai sekitar pukul 13.54 WIB.
Penemuan jenazah itu bermula ketika seorang warga bersama rekannya tengah memancing di sekitar lokasi. Saat itu, mereka melihat benda mencurigakan yang mengapung di muara pantai.
Setelah didekati, keduanya terkejut karena benda tersebut ternyata merupakan tubuh manusia yang sudah tidak bernyawa.
Kapolsek Kabat AKP Badrodin Hidayat mengatakan, saksi kemudian segera melaporkan temuan tersebut melalui layanan darurat kepolisian 110.
“Awalnya saksi bersama temannya sedang memancing di lokasi kejadian. Kemudian melihat diduga sesosok mayat yang terapung di muara Pantai Kedung Derus. Setelah dipastikan merupakan mayat, saksi kemudian menghubungi layanan polisi 110,” ujarnya.
Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Kabat langsung menuju lokasi kejadian bersama tim terkait untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, aparat kepolisian segera melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) guna menghindari kerumunan warga. Petugas juga berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Kabat untuk melakukan proses evakuasi jenazah.
Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi lokasi berada di area muara yang berbatu. Setelah berhasil diangkat dari air, jenazah korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka.
Tim medis dari Puskesmas Kabat selanjutnya melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban untuk mengetahui kondisi awal penyebab kematian.
“Hasil pemeriksaan terdapat satu luka lecet pada pelipis kanan dan dua luka lecet pada pelipis mata kiri. Selain itu tidak ditemukan adanya luka lain,” jelas Badrodin.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tersebut, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan ataupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban.
Keterangan dari pihak keluarga juga membantu mengungkap kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia.








