Pengairan Siap Bangun Waduk

0
371

Untuk Kebutuhan Air Pabrik Gula Glenmore


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GLENMORE – Langkah konsorsium PTPN III, XI, dan XII, yang akan menebang lahan kakao tidak produktif dan diganti tanaman tebu mendapat dukungan Pemkab Banyuwangi. Kepala Dinas Pengairan Banyuwangi Guntur Priambodo mengatakan, langkah tersebut semakin menunjukkan bahwa pihak konsorsium benarbenar matang dalam mempersiapkan rencana pendirian Pabrik Gula Glenmore (PGG).

Hanya saja, Guntur berharap pihak konsorsium segera menyerahkan peta lahan kakao yang akan ditebang dan dialihfungsikan menjadi lahan tebu tersebut. Hal itu penting karena demi memudahkan pemetaan pemanfaatan air untuk lahan tebu. “Penting kita petakan sejak awal agar mudah membagi air,” kata Guntur kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin.

Guntur menuturkan, penyerahan peta calon lahan tebu tersebut penting dilakukan karena Dinas Pengairan perlu memetakan kebutuhan air secara global, sehingga memudahkan pengaturan air untuk petani dan pabrik gula. Kalau nanti ribuan hektare lahan tersebut benar-benar ditanami tebu, kebutuhan airnya tercukupi tanpa harus berebut dengan para petani. “Kita bangun embung dan waduk untuk memenuhi kebutuhan air pabrik gula,” tandasnya.

Seperti diberitakan kemarin, selain menyiapkan lahan seluas 100 hektare sebagai lokasi Pabrik Gula Glenmore (PGG), ternyata konsorsium PTPN III, PTPN XI, dan XII, juga telah menyiapkan lahan untuk ditanami tebu. Beberapa lahan yang tersebar di Perkebunan Kalirejo tersebut kini sudah mulai diberi tanda. Tanaman sebelumnya, seperti kakao, yang tak produktif akan ditebang. (radar)