Pengunjung Masuk Pakai Topi dan Helm

0
3429
SEPI: CCTV terpasang di perempatan lokalisasi Sumberloh.

Pemasangan closed circuit television (CCTV) di lokalisasi Sumberloh, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, ternyata berpengaruh terhadap jumlah pengunjung. Tapi, tidak sedikit pengunjung yang menyiasati keberadaan kamera pengintai tersebut.
-AGUS BAIHAQI, Singojuruh-


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

KAMERA pengintai atau CCTV di lokalisasi Sumberloh dipasang di tempat yang terbuka. Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo) Banyuwangi memasang tiga unit CCTV (bukan dua unit seperti berita sebelumnya) di tempat pelacuran terbesar di Bumi Blambangan itu.

Ketiga unit CCTV itu dipasang di tiang listrik dengan ketinggian sekitar enam meter di tiga gang di tengah lokalisasi. Ketiga kamera pengintai itu mampu merekam semua kegiatan para penghuni lokalisasi. “Tiga CCTV itu aktif semua. Saya sering mengecek,” cetus salah satu pengelola lokalisasi.

Pengelola itu, sebut saja Andi (nama samaran), mengatakan bahwa semua PSK di Sumberloh mengetahui bahwa ada CCTV. Tetapi, sebagian besar PSK cuek dan tidak peduli dengan alat pengintai tersebut. “CCTV itu bisa dilihat di pemda (pemkab),” katanya.

Loading...

Namun demikian, pemasangan CCTV itu berpengaruh dengan sikap para pengunjung. Pengunjung yang mengetahui ada kamera pengintai biasanya mengenakan topi atau helm saat masuk lokalisasi. “Itu yang pakai topi dan helm, aku yakin tahu ada CCTV,” cetus Andi sambil menunjuk dua pengunjung yang masuk menggunakan topi dan helm.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2